News Ticker

Raja Saudi Danai Kampanye PM Netanyahu Ternyata TIDAK HOAX

Bongkar Propaganda Zionis dan saudi

Kamis, 12 Mei 2016,

PARIS, ARRAHMAHNEWS.COM – Arab Saudi melakukan penekanan kepada kantor berita France-24 untuk menghapus berita yang mengangkat tema (Raja Salman berikan dukungan keuangan senilai 80 juta dolar kepada Netanyahu pada kampanye pemilihan tahun 2015) dari halaman web. (Baca juga: Fatwa Seram Ulama Pro-Assad: Musnahkan Warga Aleppo, Benar atau Hoax?)

Kantor berita France sebelumnya mempublikasikan skandal Raja Salman dalam memberikan dukungan keuangannya kepada Natanyahu, yang dikutip dari bocoran dokumen rahasia yang dijuluki “Panama Papers”, dan kesaksian Isaac Herzog, ketua Partai Buruh Israel. (Baca juga: HOAX! Foto Palsu Madaya Propaganda Saudi dan Barat Untuk Jatuhkan Assad)

Dihapus

Halaman Twitter France-24

Setelah mendapat tekanan dari kerajaan Arab Saudi, Frence-24 menghapus berita tersebut dari laman situs resminya. Situs website Maroko “Lakom” menukil dari situs milik Amerika ‘Veterans Today’ yang melaporkan bahwa Raja Salman menggelontorkan dana 80 juta dolar untuk mendukung kampanye Netanyahu melalui orang Suriah-Spanyol bernama Mohamed Eyad Kayali”. Uang itu disetorkan ke rekening perusahaan di Kepulauan Virgin Inggris yang dimiliki oleh Teddy Sagi, seorang miliarder dan pengusaha Israel, yang telah mengalokasikan uang untuk mendanai kampanye Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu,” kata anggota parlemen Israel. (Baca juga: Pangeran bin Talal: Saya Bangga Jadi Duta Besar Saudi Pertama Untuk Israel)

Bukan Hoax

Mohamed Eyad Kayali adalah seorang pengusaha Suriah berkebangsaan Spanyol selain memiliki kedekatan dengan Raja Saudi, dia juga teman dekat Saud bin Nayef saudara Mohammed bin Nayef Putra Mahkota Arab Saudi.

Dihapus

Gambar di atas menunjukkan berita yang dicari telah dihapus!

Kantor berita France-24 sebelumnya mempublikasikan skandal Raja Salman dalam memberikan dukungan keuangannya kepada Netanyahu, yang dikutip dari bocoran dokumen rahasia yang dijuluki “Panama Papers”, dan kesaksian Isaac Herzog, ketua Partai Buruh Israel. (Baca juga: Saudi Beli Media Barat 500.000 Dolar Pertahun Untuk Tutupi Kejahatannya)

Gambar di atas menunjukkan link berita tersebut masih dapat dijumpai di halaman google

Berita terkait skandal Raja Salman dan kampanye Netanyahu setelah diterbitkan France-24, dishare oleh ribuan pengguna jejaring sosial. Namun, tiba-tiba mereka dikejutkan dengan menghilangnya berita itu dari halaman website France-24. Berikut beberapa akun Twitter yang mengungkapkan kekecewaannya atas penghapusan halaman berita tersebut;

Pengguna Akun Twitter Kecewa

Pengguna Akun Twitter Kecewa 2

Para pengamat percaya bahwa hubungan ekonomi yang luas dan menguntungkan antara Perancis-Arab Saudi, menjadi penyebab dihapusnya berita itu dari halaman berita France-24, karena skandal Raja Salman dapat merusak citra Arab Saudi dan Rajanya di mata dunia, khususnya kaum muslim. (Baca juga: Pengakuan Mossad; Bongkar Hubungan Mesra Saudi-Israel ; VIDEO)

Pembelaan Salah Satu Media Indonesia pada Raja Salman Saudi

Beberapa media Indonesia yang ikut melansir laporan itu, mendapat jawaban dari media ternama Sindonews pada Selasa (10/05/2016), bahwa laporan itu disebut palsu alias Hoax.

Laporan itu salah satunya dipublikasikan oleh situs berbahasa Israel, berjudul  “מסמכי פנמה המודלפים: מלך ערב הסעודית מימן את הקמפיין של נתניהו”, yang artinya; Dokumen Panama bocor: Raja Arab Saudi membiayai kampanye Netanyahu pada tahun 2015.

freezepag freezepag2

Sindonews melaporkan bahwa laporan itu dipublikasikan oleh beberapa situs antara lain: middleeastobserver.org, al-Masdar News, dan beberapa situs lainnya bahwa pemimpin oposisi Israel; Isaac Herzog, mengatakan bahwa pendanaan Raja Salman didokumentasikan dalam “Panama Papers”.

Konon, kantor Herzog membantah telah menjadi narasumber dan membuat klaim seperti itu. Bantahan itu, disampaikan kepada media Yerusalem, Breitbart.

Laporan Sindonews mengindikasikan beberapa kejanggalan:

Pertama, bahwa bantahan yang dimuat situs Breitbart bukan dari Herzog sendiri, tapi konon dari salah satu staf di kantornya. Jika berita itu hoax, kenapa Herzog tidak secara resmi membantahnya secara langsung?

photo_2016-05-12_08-58-59

Kedua, situs-situs Israel lainnya justru menerbitkan laporan pendanaan Raja salman untuk kampanye Netanyahu, dan tidak membantahnya, silahkan klik situs berikut ini; http://www.freezepage.com/1462699031QTMVBVWSWT.

Ketiga, jika benar laporan berita itu palsu, mengapa media mainstream seperti France-24 menghapus laporan itu dari halaman situsnya tanpa memberikan klarifikasi kalau berita Hoax? Bukankah ini memberikan justifikasi adanya tekanan kuat dari negara petro dolar Arab Saudi terhadap pemerintah Perancis untuk menghapus berita tersebut?

Keempat, anehnya media-media mainstream Israel tidak ada satupun yang membantah berita Hoax tersebut atau Benyamin Netanyahu yang merasa dirugikan membantahnya?

Kemudian, Sindonews untuk menguatkan temuannya menyatakan bahwa nama Mohamed Eyad Kayali tidak ditemukan dalam database “Panama Papers” dengan memberikan link palsu, silahkan klik link ini “offhoreleaks.icij.org/nodes/13002872”. Berapa kali pun nama Mohamed Eyad Kayali di cari dalam link itu tidak akan ketemu, karena link tersebut tidak ada alias Hoax.

offhoreleaks.icij.org

Setelah Arrahmahnews telusuri, sebenarnya Sindonews tidak melakukan penelitian terhadap laporan itu atau mereka hanya mentranslate berita itu dari situs Breitbart, artinya mereka telan mentah-mentah laporan dari situs Zionis itu.

Kejanggalan lainnya, Sindonews menyimpulkan bahwa diamnya media-media utama Israel dan Barat dari pemberitaan laporan itu, menunjukkan bahwa laporan itu tidak akurat atau hoax. Sekali lagi Sindo menjungkir-balikkan logika dengan membatasi benar tidaknya berita pada tolak ukur media barat. Tentu, Sindo tidak lupa bahwa media Barat sangat sering membuat berita-berita palsu untuk propaganda mereka.

Mengapa Barat tidak melansir laporan tersebut? Tentu laporan itu tidak menguntungkan Barat, karena sangat berbahaya bagi kerajaan Arab Saudi dan bagi hubungan mesra mereka dengan raja-raja Saudi. (ARN)

Iklan

1 Comment on Raja Saudi Danai Kampanye PM Netanyahu Ternyata TIDAK HOAX

  1. Hanya dengan perang dunia 3, pembodohan oleh al saud, setanyahu, “the chim” dapat ditumpas.

1 Trackback / Pingback

  1. Raja Saudi Danai Kampanye PM Netanyahu Ternyata TIDAK HOAX | Arrahmah

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: