News Ticker

SADIS..Tentara Turki Pukuli dan Tembaki Pengungsi Suriah di Perbatasan

  • Touring Jokowi
  • Divhumas Polri
  • Mahfud MD, Acara FGD
  • Analis Amerika
  • Kurang Ajar, Video Rocky Gerung Sebut KH Agus Salim "Kambing Berjenggot"
  • Zara Zettira

Kamis, 12 Mei 2016,

ANKARA, ARRAHMAHNEWS.COM – Penjaga perbatasan Turki masih menembaki para pengungsi Suriah yang sedang berusaha melarikan diri dari kekerasan di kampung halaman mereka. Para penjaga perbatasan itu bahkan membunuh dan melukai anak-anak termasuk seorang anak kecil berusia tiga tahun. Human Rights Watch melaporkan hal itu pada hari Selasa (10/05).

Kelompok HAM itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penjaga perbatasan Turki pada bulan Maret dan April menggunakan kekuatan berlebihan terhadap para pengungsi Suriah yang mencoba untuk mencapai Turki. Mereka telah menewaskan lima orang, termasuk seorang anak dan melukai 14 lainnya. (Baca juga: Turki Peras Para Pengungsi Suriah)

Enam dari insiden terjadi di dekat perbatasan Khurbat al Juz-Güveççi, sekitar 30 mil di sebelah selatan kota Antakya, Turki.

Rekaman yang berhasil diperoleh oleh Human Rights Watch menunjukkan mayat seorang pria dan seorang wanita yang ditembak mati, serta bekas-bekas lebam yang menunjukkan mereka telah dipukuli selama berada di tahanan.

Seorang saksi mata atas kematian pria dan wanita Suriah pada 17 April di dekat persimpangan Khurbat al Juz-Güveççi itu mengatakan bahwa kelompok mereka dihujani peluru saat mereka mendekati perbatasan.

“Para wanita mulai berteriak dan anak-anak mulai menangis, tetapi penembakan terus berlanjut. Kami semua tiarap, termasuk anak-anak. Aku berbaring dekat dengan kakakku dan sepupuku, peluru menghantam mereka sementara kami berbaring,” katanya, “Seketika mereka berhenti menjerit dan berteriak. Aku langsung tahu mereka telah tewas.” (Baca juga: Mimpi Buruk Anak-Anak Pengungsi Suriah)

Sebagian besar dari perbatasan selatan Turki telah ditutup. Sejak Agustus lalu, polisi perbatasan mulai mendorong kembali pencari suaka Suriah yang mencoba untuk memasuki negara itu.

Pada pertengahan April, penjaga perbatasan memblokir ribuan pengungsi yang melarikan diri setelah kamp mereka di dekat perbatasan dihujani tembakan artileri.

Seorang pria berusia 35 tahun dari kota Homs, Suriah barat, mengatakan kepada the Telegraph, bahwa ia telah ditendang dan dipukuli dalam tahanan, kemudian ditembak di kaki belakang saat ia tengah dengan susah payah kembali ke daerah perang yang baru saja ia tinggalkan.

“Aku saat itu hanya berjarak 15 meter,” katanya, berbicara tanpa mau disebut namanya dari tempat tidur rumah sakit di kota Kilis, selatan Turki.

Dokternya mengatakan ia ditinggalkan begitu saja dalam kondisi pendarahan selama berjam-jam, sebelum petugas medis dipanggil untuk membawanya melintasi perbatasan untuk pengobatan. Pihak otoritas Turki yang dimintai tidak mau memberikan komentar. (Baca juga: Wajah Bahagia Pengungsi Suriah Pulang Kampung, Terima Kasih Assad :Video)

“Sementara para pejabat senior Turki mengklaim bahwa mereka menyambut pengungsi Suriah di perbatasan dengan tangan terbuka, penjaga perbatasan mereka membunuh dan memukuli para pengungsi” kata Gerry Simpson, seorang peneliti pengungsi di Human Rights Watch.

“Menembaki pria, wanita, dan anak-anak yang trauma dan sedang menghindari pertempuran dan peperangan tanpa pandang bulu (dari negara mereka) adalah benar-benar tindakan yang mengerikan”. (ARN)

Iklan
  • Deklarasi dukung Jokowi di Jabar
  • Tulisan Pedas Iyyas Subiakto "Mafia Pilpres"
  • Rudi S. Kamri: Prabowo Sang Petarung yang Selalu Kalah
  • Ikhwanul Muslimin
  • Dina Sulaeman: Pembantaian dan Industri Kebencian (1)
  • Anies Baswedan
  • Sengkuni
  • Demo Massa depan Kantor PKS

1 Trackback / Pingback

  1. SADIS..Tentara Turki Pukuli dan Tembaki Pengungsi Suriah di Perbatasan | Arrahmah

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: