News Ticker

10 Skandal Kerajaan Arab Saudi; Pangeran Homo dan Pembunuhan Kekasih Gaynya(04)

Rabu, 1 Juni 2016

RIYADH, ARRAHMAHNEWS.COM – Ini adalah fakta kehidupan yang menyedihkan dari sebuah monarki absolut yang super gila. Sementara masyarakat umum di Saudi tunduk pada aturan yang ketat dan tanpa belas kasihan dari polisi agama, keluarga kerajaan justru bebas bertindak seenaknya tanpa ada pembatasan dan mereka memiliki kehidupan yang super mewah, foya-foya, serta seringkali mereka melakukan Seks party (pesta seks) dan penuh petualangan kemaksiatan. Ancaman terbesar bagi mereka para bangsawan Saudi khususnya para pangeran dan putri Saudi banyaknya skandal-skandal yang mereka ciptakan sendiri, itu akibat mereka buta akan kekayaannya. Berikut adalah 10 skandal terbesar dan super heboh dalam kerajaan Arab Saudi. [Baca juga; 10 Skandal Kerajaan Arab Saudi; Pangeran Turki Dan Putri Hind (03)]

4. Kematian Bandar Abdulaziz

Pada tahun 2010, Pangeran Saud bin Abdulaziz bin Nasir al Saud ditangkap karena memukuli kekasih gay-nya yang juga adalah pelayan khususnya, Bandar Abdulaziz. Abdulaziz  mati di kamar sebuah hotel  mahal di London. Kematian itu  disebut-sebut terjadi  setelah berminggu-minggu  ia mengalami kekerasan fisik dan seksual di tangan sang pangeran. Di akhir hidupnya  pada Hari Valentine, dalam kondisi marah didorong oleh mabuk sampanye dan pesta “seks di pantai”, Abdulaziz dipukul 37 kali dan digigit di kedua pipi oleh sang Pangeran hingga meninggal akibat luka-lukanya.

Setelah serangan itu, sang pangeran memesan bergelas-gelas susu dan air, menyeret mayat itu ke tempat tidur, dan mencoba untuk membersihkan darah yang tercecer. Namun  upaya itu gagal untuk menutupi kejahatannya. Kemudian sang Pangeran menghabiskan sebagian besar persidangan hanya untuk berusaha membuktikan bahwa ia bukan gay karena homoseksual dapat dihukum mati di Arab Saudi. Namun, salah satu pakar Arab Saudi mencatat bahwa sebagian besar eksekusi untuk homoseksualitas di kerajaan terkait dengan tuduhan pemerkosaan, dan sebagai anggota keluarga kerajaan, pangeran itu tidak mungkin  akan dijatuhi hukuman mati. [Baca juga; 10 Skandal Kerajaan Arab Saudi; Pemerkosaan Pelayan Bar di Plaza Hotel (02)]

Pangeran itu tidak menyangkal telah membunuh pembantunya, tetapi mengatakan bahwa ia tidak bermaksud melakukannya. Namun para jaksa Inggris yang menangani kasus ini mengatakan, penganiayaan sistematis sang pangeran terhadap korban memiliki unsur seksual. “Luka gigitan yang diderita Abdulaziz bukan merupakan faktor yang berakibat pada kematiannya, melainkan secara jelas berkonotasi seksual,” kata Jaksa Jonathan Laidlaw dalam pernyataannya.

Sang Pangeran mencoba mengklaim bahwa kematian Abdulaziz  terkait dengan insiden sebelumnya di mana ia menyebut Abdulaziz dipukuli dan dirampok sebesar  3000 Eeuro beberapa minggu sebelumnya, tapi bukti forensik membuktikan bahwa luka yang diderita Abdulaziz adalah luka baru.

Abdulaziz_2472298k

Yang lain percaya bahwa meski  berusaha disembunyikan, Pangeran dan Abdulaziz tampaknya telah memiliki hubungan serius meskipun diwarnai kekerasan. Mereka pergi belanja, makan, dan tinggal bersama-sama di hotel terbaik. Sang pangeran sering bertindak kasar kepada  pelayan sekaligus kekasihnya itu. Salah satu serangan tersebut, tertangkap kamera CCTV parkir, menunjukkan  Abdulaziz dipukuli dan kemudian tetap dengan patuh mengikuti tuannya saat ia berjalan pergi. [Baca juga; 10 Skandal Kerajaan Arab Saudi; Pembunuhan King Faisal (01)]

Pangeran itu dihukum dan dipenjara seumur hidup tapi dikirim kembali ke Arab Saudi pada tahun 2013 sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan dimana lima warga Inggris yang mendekam di penjara-penjara Saudi  boleh menjalani hukuman mereka di rumah. [ARN]

About ArrahmahNews (16312 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. 10 Skandal Kerajaan Arab Saudi; Pangeran Homo dan Pembunuhan Kekasih Gaynya(04) | Arrahmah

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: