News Ticker

Warbler ‘Mujtahid’ Benarkan Pernyataan Bin Nayef di Situs Al-Watan

Pertarungan dua Pangeran Saudi, Mohammed bin Salman Vs Mohammed bin Nayef memanas

Minggu, 05 Juni 2016,

RIYADH, ARRAHMAHNEWS.COM – Warbler Saudi, Mujtahid yang diyakini menjadi anggota atau memiliki sumber yang terhubung dalam keluarga kerajaan, mengungkapkan bahwa pengakuan putra mahkota Saudi Mohammed bin Nayef soal kegagalan negaranya dalam memainkan peperangan di Suriah, Irak dan Yaman, benar adanya.

Tweet Warbler Mujtahid

Mujtahid dalam akun Twitter-nya baru-baru ini menulis bahwa situs berita al-Watan tidak penah dihack, dan laporan terkait pernyataan Mohammad bin Nayef yang telah menyebar luas, serta mendapat sorotan dan kritikan tajam dari media-media Arab Saudi, adalah benar. (Baca juga: Baru 3 Jam Dirilis Al Watan Hapus Pernyataan Putra Mahkota Tentang Kekalahan Saudi di Yaman dan Suriah)

Mohammed_Bin_Nayef

Ia juga menambahkan bahwa penghapusan laporan itu menunjukkan bahwa wakil putra mahkota Mohammed bin Salman lebih kuat pengaruh kekuasaannya daripada Mohammed bin Nayef.

Media Al-Watan, sebelumnya menulis bahwa Pangeran Mohammed bin Nayef mengungkapkan penyesalannya atas lamanya peperangan di Yaman, dan intervensi Arab Saudi dalam beberapa krisis yang terjadi di kawasan berangkat dari keinginannya untuk menciptakan stabilitas dan keamanan di kawasan, dari sudut pandang ini maka Arab Saudi merespon seruan legitimasi Yaman agar rakyat Yaman dapat menikmati keamanan dan stabilitas. (Baca juga: Mujtahid: Bin Salman Terperangkap di Yaman)

Al-Watan juga mengutip kecaman terhadap sejumlah negara koalisi yang tidak melaksanakan tugas yang dipercayakan kepada mereka dalam misi “Badai Tegas”.

Bin Nayef, terkait krisis Suriah juga menyatakan “penggulingan rezim Assad diharapkan berjalan mulus dengan bantuan Turki dan Amerika Serikat, kami telah membuat perhitungan atas jaminan itu, namun janji-janji itu tidak terwujud faktanya, kami menyesal bahwa dunia Arab menyaksikan selama dua tahun terakhir begitu banyak krisis dan konflik. Dan ini memerlukan adanya perbaikan kebijakan politik dan perhitungan cerdas dan tepat Saudi di kawasan”. (Baca juga: Saudi Beli Media Barat 500.000 Dolar Pertahun Untuk Tutupi Kejahatannya)

Kantor berita al-Watan setelah menerbitkan laporan pernyataan putra mahkota Saudi Mohammed bin Nayef, beberapa saat langsung menghapusnya, kemudian menutup situsnya selama beberapa jam. (Baca jua: Rebutan Tahta Para Pangeran Saudi Semakin Membara, Bin Nayef Vs Bin Salman)

Beberapa jam kemudian al-Watan mengklaim situsnya telah dihack hingga tidak bisa diakses, lalu membuat suatu pernyataan palsu bahwa berita tentang Mohammed bin Nayef adalah buatan para hacker. (ARN)

Iklan

1 Trackback / Pingback

  1. Warbler ‘Mujtahid’ Benarkan Pernyataan Bin Nayef di Situs Al-Watan | Arrahmah

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: