News Ticker

Yayasan Zakir Naik Mengkonfirmasi Terduga Perekrut ISIS adalah Staf Mereka

Sabtu, 23 Juli 2016

MUMBAI, ARRAHMAHNEWS.COM – Yayasan Penelitian Islam milik pengkhotbah kontroversial Zakir Naik, pada hari Jumat (22/07) mengakui bahwa Arshi Qureshi, yang ditangkap dari Navi Mumbai pada hari Kamis (21/07) oleh tim gabungan dari Squad Anti-Teroris Maharashtra dan Polisi atas dugaan telah merekrut seorang wanita asal Kochi untuk bergabung dengan ISIS, memang terkait dengan mereka, tetapi membantah adanya “dorongan teror” oleh staf mereka tersebut.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan di Mumbai, juru bicara IRF menyebut bahwa Qureshi adalah “Guest Relations Officer ” dalam organisasi tersebut, tetapi membantah klaim yang menyebut staf mereka mengajak orang bergabung dengan organisasi teroris, ISIS. (Baca juga:Darul Uloom: Ceramah Zakir Naik Tak Layak Didengar Umat Islam)

Qureshi ditangkap setelah polisi menggerebek sebuah flat di Seawoods pada hari Rabu dan ditahan atas tuntutan yang diajukan pada tanggal 17 Juli lalu.

Kasus ini didaftarkan, setelah seorang pemudi 21th dari Kerala dilaporkan hilang dan diduga telah bergabung ISIS. Merin alias Mariyam diduga dipaksa mengikuti suaminya Yahiya untuk bergabung dengan kelompok teror tersebut, setelah menghilang di Timur-Tengah sekitar satu bulan lalu. (Baca juga:Dr Zakir Naik Batal pulang ke India Setelah Kasusnya Semakin Heboh)

Dalam gugatannya, Ebin Jacob, 25th, saudara dari Merin alias Mariam yang hilang bersama dengan suaminya Bestin Vincent alias Yahia dari Kerala, telah mengatakan kepada polisi bahwa ada upaya secara paksa untuk mengkonversi keyakinan adiknya dan membuat adiknya telah bergabung dengan ISIS.

Menurut Ebin kepada polisi, Bestin dan Qureshi berada di balik upaya konversi tersebut. Dari keterangan Ebin, polisi melakukan penyelidikan terhadap Qureshi di bawah UU terkait.

”Sesuai pernyataan, Ebin menyebut Qureshi bersikeras bahwa Ebin harus memeluk (agama yang dia anut) dan bergabung dengan ISIS. Bestinlah yang memaksa Ebin untuk datang ke Mumbai dan bertemu Qureshi, Ebin juga menyatakan bahwa Merrin telah dipaksa berpindah keyakinan oleh Bestin ketika tinggal di Mumbai. Pernyataan Ebin juga mengatakan bahwa ia takut Bestin mungkin telah memaksa Merrin untuk bergabung dengan ISIS dan itulah mengapa dia menghilang.” kata ACP K V Vijayan, petugas penyelidik.

Setelah dugaan ini dikonfirmasi, maka ini adalah penangkapan pertama dari anggota organisasi televangelis Zakir Naik, setelah sebelumnya Zakir Naik telah menuai kontroversi karena dua penyerang kafe di Bangladesh mengaku melakukan serangan karena terinspirasi oleh khotbah Zakir Naik. (Baca juga:Kelompok Syiah di India Tawarkan Sejumlah Uang Bagi yang Bisa Membunuh Zakir Naik, HOAX)

Kasus tersebut menuai kontroversi luar biasa meski kemudian kepolisian India memutuskan Naik tak bersalah. Rohan salah seorang teroris tahun lalu juga sempat mengunggah kutipan Zakir Naik di laman Facebook-nya yang meminta semua Muslim menjadi teroris. Naik sendiri telah membantah hal tersebut. (ARN)

Iklan

1 Comment on Yayasan Zakir Naik Mengkonfirmasi Terduga Perekrut ISIS adalah Staf Mereka

  1. Radityo Bagus Wicaksono, dr // Jul 25, 2016 at 9:41 am //

    Zakir Naik penyebar kebencian
    Musuh utama Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika

1 Trackback / Pingback

  1. Zakir Naik Terima Suntikan Dana 8,97 Juta Dolar dari Tiga Negara | VOA ISLAM NEWS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: