News Ticker

Wikileaks Versus Hillary Clinton Ratu Skandal Email, Ganjal Konvensi Partai Demokrat

Selasa, 26 Juli 2016,

WASHINGTON, ARRAHMAHNEWS.COM – Setelah pekan lalu Partai Republik sukses besar menggelar Konvensi Nasional partai mereka di Cleveland Ohio selama 4 hari, pekan ini giliran Partai Demokrat yang akan  menggelar konvensi di Philadelphia. (Baca juga: Pangeran Saudi; Riyadh Danai 20% dari Kampanye Presiden Hillary Clinton)

Intinya akan sama seperti konvensi Partai Republik pekan lalu. Konvensi Partai Demokrat akan meresmikan nominasi capres dan cawapres mereka. Tapi ada perbedaan sangat fatal dari kedua konvensi ini.

Hillary Clinton tampaknya memang ditakdirkan jadi Ratu Skandal Email. Setelah dibelenggu dengan Skandal Penghapusan 32 ribu email dan membocorkan ratusan email yang berisi “Classified Information” (sehingga Direktur FBI James Comey menyebut tindakan Hillary Clinton extremely careless), kali ini skandal email lagi yang terjadi.

Wikileaks yang didirikan oleh JULIAN ASSANGE melakukan gebrakan dengan membocorkan email rahasia yang sangat menggemparkan. Dan pembocoran email ini dilakukan Wikileaks H minus 2 diselenggarakannya Konvensi Nasional Partai Demokrat.

Konvensi Nasional Partai Demokrat akan berlangsung mulai Hari Senin tanggal 25 sampai 28 Juli 2016 di Philadelphia. Tidak tanggung-tanggung, skandal email versi terbaru ini menyeret Ketua Komite Nasional Partai Demokrat atau Chairman of Democratic National Committee. (Baca juga: Demi Tuhan, Jangan Racuni Pikiranku Dengan Pemilu AS!)

Pasca bocorkan email tersebut, Debbie Wasserman Schultz akhirnya mengundurkan diri secara resmi sebagai Ketua DNC atau Democratic National Convention pada hari Minggu tanggal 24 Juli 2016. Debbie pun dicoret namanya sebagai pembicara dalam konvensi.

DNC atau Democratic National Committee adalah bagian dari organisasi Partai Demokrat. DNC yang berwenang mengadakan proses pemilihan capres dalam internal Partai Demokrat. Puncaknya, DNC yang berwenang menyelenggarakan Konvensi Nasional Partai Demokrat yang akan meresmikan pasangan capres dan cawapres Partai Demokrat.

Pekan lalu, penyelenggara dari konvensi Partai Republik adalah Republican National Committee yang diketuai oleh Reince Priebus. Lewat Konvensi Nasional Partai Republik pelan lalu,  Republican National Committee atau RNC sudah meresmikan Donald Trump dan Mike Pence sebagai capres dan cawapres Partai Republik untuk maju dalam Pilpres tanggal 8 November 2016.

Apa yang membuat Debbie Wasserman Schultz mundur dari jabatannya sebagai ketua DNC hanya 24 jam sebelum konvensi dimulai? Penyebabnya adalah skandal email yang sangat memalukan yang dibocorkan Wikileaks. Wikileaks membocorkan 19.252 email dari dan kepada para top elite pejabat di Democratic National Committee atau DNC.

Wikileaks membocorkan semua email yang sangat memalukan dari para pejabat DNC pada hari Sabtu tanggal 23 Juli 2016 atau H minus 2 Konvensi National Partai Demokrat dimulai.

Data_Wikileaks

Apa saja isi email yang dibocorkan Wikileaks? Banyak sekali dan semuanya sangat memalukan.

Sebab terbaca jelas mulut kotor dari para pejabat DNC yang mengatur semua demo rekayasa, talkshow bayaran di sejumlah media raksasa, ejekan sangat hina dan skenario berbau SARA untuk menumbangkan kandidat capres dari Partai Demokrat, Bernie Sanders.

Selama berbulan-bulan, dilakukan komunikasi lewat email bagaimana caranya menjegal Bernie Sanders. Antara lain dengan membayar media dan para pendemo untuk menaikkan isu Atheis. Kemudian membayar sejumlah media dan mengatur penyiar ternama untuk mengatur talkshow pesanan.

Banyak sekali topik mengerikan yang dibahas. Termasuk rekayasa isu dan fitnah untuk mempermalukan Donald Trump. Tapi isu yang disusun semuanya rekayasa dan penuh tipu daya.

Email yang dibocorkan Wikileaks ini membuktikan bahwa semua hanya FITNAH. Bocornya email ini sangat mengerikan. Rahasia yang paling rahasia menjadi terbuka.

Dalam hitungan jam, Debbie Wasserman Schultz menyatakan MUNDUR sebagai Pimpinan Democratic National Committee. Padahal harusnya, dialah orang nomor 1 dan KETUA PANITIA alias tuan rumah dalam penyelenggaraan Konvensi National Partai Republik yang akan resmi dibuka hari ini di Philadelphia.

Dokumen_Wikileaks

Untuk cepat mengatasi situasi, akhirnya Partai Demokrat memilih Donna Brazile untuk menjadi Plt atau Pelaksana Tugas menggantikan Debbie Wasserman Schultz.

Posisi Ketua harus segera di isi. Sebab konvensi sudah akan dimulai dalam hitungan jam. Tapi Donna Brazile pun termasuk yang ikut dibocorkan emailnya oleh Wikileaks.

19.252 email yang dibocorkan Wikileaks memang membuka kebobrokan dan ketidak-netralan para Pejabat Partai Demokrat yang duduk di DNC atau Democratic National Committee.

Mungkin karena waktunya yang terlalu sempit untuk bisa melakukan pemiilihan Ketua secara lebiu komprehensif maka Donna Brazile ditunjuk menjadi Plt.

Sebab “The Show Must Go On”. Puncak dari rangkaian proses penjaringan dan pemilihan terhadap capres kedua partai di Amerika Serikat adalah Konvensi Nasional dari masing-masing partai. Dalam konvensi ini capres dan cawapres mereka diresmikan keberadaannya.

Wikileaks senang dan menang. Lewat akun resmi mereka di twitter, Wikileaks mengejek lewat sebuah lagi dari Kelompok 4 Minute yang berjudul “Who’s Next?”.

Siapa berikutnya yang akan mundur dalam Skandal Email edisi terbaru ini? Dan Wikileaks ternyata tak akan berhenti sampai disini. Dalam hitungan hari ke depan, Wikileaks siap membocorkan email berikutnya yang akan fokus pada Hillary Clinton. Email yang akan dibocorkan adalah email-email dari dan ke Hillary Clinton yang isinya sangat fatal.

Julian Assange sebagai pendiri Wikileaks menyatakan bahwa email Hillary Clinton yang akan mereka bocorkan berikutnya akan menunjukkan secara terang benderang bahwa Hillary Clinton pantas ditetapkan sebagai tersangka dan layak untuk ditangkap.

Beberapa minggu lalu, Wikileaks sudah merilis email dari Kemenlu Amerika Serikat saat Hillary Clinton masih menjabat sebagai Menteri Luar Negeri. Akan tetapi yang dibocorkan fokus mengenai Irak.

Dari email yang dibocorkan tentang Irak terungkap bahwa Kemenlu mendapat laporan rutin dari Dubes Amerika Serikat di Irak bahwa Kedubes mengatur dan merekayasa isi kotbah di Masjid Masjid dan Gereja Gereja untuk menyerang pihak tertentu sesuai kemauan Kedubes.

Belum jelas, pada edisi bocoran berikutnya, Wikileaks akan menghantam Hillary Clinton dalam skandal email soal apalagi.

Edward_Snowden_VS_Julian_Assange

Kemarin Hillary Clinton langsung merekrut Debbie Wasserman Schultz menjadi staf tim suksesnya. Pihak Hillary Clinton pun menuding Julian Assange bekerjasama dengan Edward Snowden sebagai otak pelaku dari pembocoran email- email yang sangat mengguncang dunia.

Tapi apakah ia mau merekrut semua pejabat DNC yang mau tak mau harus mundur karena skandal email ini? Kesimpulan dari skandal email ini adalah bau busuk mau disembunyikan seperti apapun, pasti akan tercium.

Berbulan-bulan para pejabat DNC berpihak pada Hillary Clinton untuk secara licik menyuap dan merekayasa semua aksi demo, talkshow dan manuver politik yang sangat memalukan dengan sangat korup untuk membusukkan pihak lain.

Utamanya membusukkan Bernie Sandera dan Donald Trump. Uang berbicara dibalik semua skandal pembusukan ini. Dan sekarang semua itu terbongkar ke publik. Dalam hitungan jam, Debbie Wasserman Schultz akhirnya menyatakan mundur dari jabatannya karena apa yang dibocorkan Wikileaks memang benar.

Republican_National_Convention

Bertolak belakang bedanya antara Konvensi Partai Republik pekan lalu di Clevelans Ohio yang sangat sukses, meriah dan begitu gegap gempita kehebatannya. Donald Trump dan Mike Pence pun sudah diresmikan sebagai Capres dan Cawapres lewat konvensi pekan lalu dalam suasana yang sangat mengagumkan di Cleveland.

Politik adalah seni.

Tapi kalau politik diubah dimensi dan keindahannya menjadi predator yang fokus hendak melakukan pembunuhan karakter dan pembusukan terhadap lawan politik, waktu yang menjawab kebenaran terungkap.

Moral tetap dibutuhkan dalam berpolitik. Sangatlah nista jika menuding muka orang sebagai Atheis. Tapi sebagai orang yang mengaku beriman dan beragama, ternyata cara berpolitiknya sangat busuk, licik dan korup.

Itu sebabnya kebenaran terungkap. Jujurlah kepada rakyat. Sebab kejujuran itu nafas dari kehidupan para politisi. Berbicaralah selalu dari hati yang tulus. Sebab ketulusan itu akan membawa kita ke jalan kemenangan. (ARN)

Sumber; Proverbs 17:20, “The crooked heart will not prosper; the lying tongue tumbles into trouble”.

Iklan
  • Gerakan Islam Cinta
  • Cerita Menag Ada "Pengantin" Bom Bunuh Diri di Instansi Pemerintah: Untung Terungkap
  • Habib Ali Al-Jufri

4 Trackbacks / Pingbacks

  1. Wikileaks Ganjal Konvensi Partai Demokrat Melalui Skandal Email Hillary Clinton | VOA ISLAM NEWS
  2. Sempat Pingsan, Hillary Clinton Klaim Dirinya Baik-baik Saja | ISLAM NKRI
  3. Sempat Pingsan Setelah Upacara Peringatan 9/11, Hillary Clinton: Saya Baik-baik Saja – VOA ISLAM NEWS
  4. Sempat Pingsan Setelah Upacara Peringatan 9/11, Hillary Clinton: Saya Baik-baik Saja | ISLAM NKRI

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: