News Ticker

Duduki Kantor Polisi Selama Dua Minggu, Kelompok Bersenjata Armenia Akhirnya Menyerah

Senin, 1 Agustus 2016

YEREVAN, ARRAHMAHNEWS.COM – Sekelompok pria bersenjata terdiri dari sekitar 20 orang, yang menduduki sebuah kantor polisi di Yerevan pada 17 Juli untuk menuntut pembebasan seorang politisi oposisi, akhirnya menyerah.

“Dengan tindakan yang konsisten dan terkoordinasi mereka, unit khusus badan penegak hukum Armenia telah memaksa anggota kelompok bersenjata menyerah kepada pihak berwenang,” kata Dinas Keamanan Nasional (NSS) Armenia dalam sebuah pernyataan pada Minggu (31/07), menambahkan, “Dua puluh teroris telah ditangkap.” Para tahanan ini menghadapi tuduhan membunuh dua petugas polisi, meskipun mereka menyangkal tuduhan tersebut. (Baca juga:Bentrok Pengunjuk Rasa dan Polisi Armenia Terus Berlanjut, 45 Luka-luka)

Beberapa jam sebelum NSS mengumumkan penyerahan, layanan RFE / RL Azatutyun.am Armenia mengumumkan bahwa dua dari kelompok oposisi bersenjata telah menyerah kepada pihak berwenang. Dalam video yang dirilis polisi Armenia, orang-orang yang diidentifikasi sebagai Ruben Grigorian dan Gevorg Melkonian mengatakan mereka disesatkan oleh sesama anggota kelompok bersenjata, dan mereka tetap berada di dalam stasiun polisi karena khawatir dengan nyawa mereka.

Sehari sebelumnya, pada 30 Juli 2016, seorang polisi ditembak mati oleh kelompok bersenjata tersebut. Juru Bicara Kepolisian Armenia Ashot Aharonian mengatakan Yura Tepanosian dibunuh oleh seorang sniper saat ia duduk di sebuah mobil polisi yang diparkir di kompleks polisi.

Penegak hukum Armenia memberikan tenggat waktu kepada anggota bersenjata sampai pukul 05:00 waktu setempat, dihari Sabtu untuk segera meletakkan senjata atau mereka akan menghadapi serangan besar-besaran. (ARN)

About ArrahmahNews (12571 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Armenia Dukungan Penuh Aksi Rusia di Suriah – VOA ISLAM NEWS

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: