Berita Terbaru

Rusia Samakan Militan Dukungan AS Dengan ‘Binatang’

Jum’at, 5 Agustus 2016

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Rusia mengecam Amerika Serikat atas dukungannya kepada kelompok-kelompok militan Takfiri yang melancarkan serangan gas beracun terhadap warga sipil di Suriah, dan menyebutnya sebagai “binatang.”

“Amerika Serikat mendukung hewan-hewan ini, yang menggunakan gas racun terhadap penduduk sipil,” tulis juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dalam pernyataan yang dimuat di media sosial pada hari Kamis.

Dia menambahkan, “Sayangnya itu bukan satu-satunya tragedi yang dilakukan oleh militan ‘moderat’ yang didukung oleh Washington.”

Zakharova mengutuk serangan kimia oleh militan Takfiri yang didukung AS di Kota Tua Aleppo, di mana peluru artileri yang mengandung gas beracun mendarat di wilayah perumahan penduduk sipil. Sedikitnya tujuh orang tewas dan 20 lainnya menderita luka-luka dalam serangan itu.

Pada hari Rabu, Letnan Jenderal Sergey Chvarkov, direktur Pusat Rekonsiliasi Rusia di Suriah, mengatakan bahwa Moskow telah memperingatkan Washington tentang penggunaan gas beracun oleh kelompok militan ‘moderat’ yang didukung AS.

Diplomat Rusia lebih lanjut menyebut kelompok Nour al-Din al-Zinki bertanggung jawab atas serangan kimia baru-baru ini di distrik Salaheddine, Aleppo.

Anggota kelompok militan sebelumnya terlibat dalam pemenggalan kepala seorang anak Palestina berusia 12 tahun, bernama Abdullah Tayseer al-Issa, di Aleppo utara.

Para teroris awalnya mengklaim bahwa anak tersebut berjuang untuk pemerintah Suriah di Aleppo, sebelum akhirnya terungkap bahwa korban adalah seorang pengungsi Palestina yang diculik dari rumah sakit karena menderita luka-luka.

Zakharova juga menuduh Angkatan Udara AS tanpa pandang bulu melakukan pemboman ke penduduk sipil kota Ghandour, yang terletak lebih dari 23 kilometer (14,2 mil) dari kota Manbij, pada tanggal 28 Juli. Setidaknya 28 orang, termasuk tujuh anak , tewas dan puluhan lainnya menderita luka-luka.

“Jika rekan-rekan Barat dan Washington melakukan serangan membabi-buta tanpa memperhatikan fakta-fakta ini, maka setiap pembicaraan tentang mengakhiri pertumpahan darah di Suriah hanya akan menjadi tidak masuk akal,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia. [ARN]

About ArrahmahNews (8034 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: