News Ticker

Politisi Senior: 10.000-12.000 Milisi Pakistan Bekerja untuk ISIS di Tim-Teng

Senin, 22 Agustus 2016,

ISLAMABAD, ARRAHMAHNEWS.COM – Seorang politisi senior Pakistan mengungkap bahwa anggota kelompok militan Lashkar-e-Jhangvi telah bertempur bersama para anggota ISIL di Suriah dan Irak. Mereka menerima uang dari kelompok teroris tersebut.

“Para anggota Lashkar-e-Jhangvi yang sangat keras dan kejam mirip dengan para teroris ISIS dan mereka diberangkatkan ke Suriah, Irak dan Afghanistan,” ungkap Pemimpin Senior Partai Rakyat Pakistan, Nahid Khan, kepada FNA pada hari Minggu (21/08). (Baca juga: Ledakan Bom Bunuh Diri di RS Pakistan Tewaskan Lebih dari 90 Orang)

Ia mengungkap bahwa Jama’ah al-Ahrar, Taliban Pakistan, Jundullah dan Lashkar-e-Jhangvi semua bekerja sama dalam mengirim militan ke negara-negara yang berbeda, khususnya negara-negara di mana ada kehadiran ISIS disana.

“Mengingat bantuan keuangan dalam jumlah besar telah dikirim untuk para militan di Suriah, sebagian besar milisi Pakistan lebih memilih negara itu untuk bergabung dengan kelompok teroris,” kata Nahid Khan. (Baca juga: Ledakan Hantam Rumah Sakit Pakistan, 30 Tewas 50 Luka-luka)

Sebelumnya kesaksian dari beberapa militant maupun dari para pejabat keamanan Pakistan telah mengatakan pada 2014 lalu bahwa ISIS memiliki kontak dengan kelompok terlarang di Pakistan, Lashkar-e-Jhangvi (LeJ).

“Pemimpin Tinggi LeJ mengunjungi Arab Saudi dan bertemu dengan pemimpin ISIS di sebuah lokasi yang dirahasiakan di perbatasan Saudi-Irak,” kata salah satu militan pada saat itu. (Baca juga: Mantan Dubes Pakistan Pertanyakan Pembunuhan Pemimpin Taliban Setelah Pebicaraan Damai)

Ia mengatakan pertemuan berlangsung pada tahun 2013.

Sebuah memo pemerintah yang bocor pada 2014 memperingatkan bahwa ISIS telah merekrut 10,000-12,000 prajurit dari Pakistan. (ARN)

About ArrahmahNews (12566 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Politisi Senior: 10.000-12.000 Milisi Pakistan Bekerja untuk ISIS di Tim-Teng

  1. Mereka tergiur gaji besar, sekaligus dapat jihad seks, itulah yang ada dibenak mereka. Resiko kemudian hari tak diambil pusing. Lha gitu kok banyak yang pengin niru, pikir dalam-dalaaaamm !!

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: