News Ticker

Turki Putus Hubungan Bilateral Dengan Austria

Selasa, 23 Agustus 2016,

ANKARA, ARRAHMAHNEWS.COM – Turki telah menarik duta besarnya dari Austria untuk “konsultasi” dan akan meninjau kembali hubungan dengan negara Eropa, kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu. (Baca juga: Uni Eropa Prihatin Pengesahan RUU Kekebalan Anggota Parlemen Turki)

“Sayangnya, untuk melanjutkan hubungan bilateral dan kerjasama sepertinya telah menghilang,” kata Cavusoglu Senin.

Hubungan antara kedua negara telah merenggang selama beberapa minggu terakhir. Pada awal bulan, Kanselir Austria Christian Kern mengecam penumpasan pasca kudeta di Ankara, dan mengatakan bahwa ini contoh mengapa Turki tidak dapat bergabung dengan Uni Eropa.

Sejak 16 Juli ketika Turki menyatakan upaya kudeta telah gagal, negara telah menangkap puluhan ribu orang sebagai bagian dari tindakan keras terhadap para pengkhianat negara. Pemerintah Barat telah mengkritik penangkapan sekitar 70.000 orang yang melibatkan lembaga militer dan publik, dan menambahkan Ankara telah bertindak di luar aturan hukum. (Baca juga: Rusia Ancam NATO Agar Tidak Ikut Campur Urusan Kami dan Turki)

Kern juga mengkritik pembicaraan yang sedang berlangsung dengan Turki selama aksesi Uni Eropa, dan menyebutnya sebagai “fiksi.”

Cavusoglu menambahkan bahwa duta besar Austria untuk Turki telah dipanggil oleh Kementerian Luar Negeri atas unjuk rasa besar yang diselenggarakan di Wina untuk mendukung Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang dianggap Turki sebagai organisasi teroris. (Baca juga: Drama Suriah, Wajah NATO dan Bualan Turki Jatuhkan Drone Rusia)

“Kami melihat bahwa … PKK dan pendukungnya diberi izin untuk menggelar demonstrasi di Wina,” katanya. “Ini tidak sesuai dengan kejujuran atau ketulusan. Kita tidak diam terhadap sikap yang mendukung terorisme”. (ARN)

About ArrahmahNews (15820 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: