Berita Terbaru

Damaskus: Pemerintah Suriah Tidak Pernah Gunakan Gas Beracun Apapun

Jum’at, 09 September 2016,

DAMASKUS, ARRAHMAHNEWS.COM – Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Suriah menegaskan pada hari Kamis (08/09) bahwa pemerintah Republik Arab Suriah menolak tuduhan penggunaan gas beracun oleh pihak resmi Suriah manapun di lingkungan al-Sukari di kota Aleppo pada hari Rabu, mengatakan bahwa kejahatan serupa selalu dilakukan oleh kelompok-kelompok teroris bersenjata yang melaksanakan instruksi dari tuan mereka untuk mencemarkan nama baik dan prestasi Tentara Arab Suriah.

“Kelompok-kelompok teroris dan tuan mereka dari negara-negara barat dan Teluk, lembaga intelijen dan media terbiasa untuk mengedarkan propaganda melawan Republik Arab Suriah melalui tuduhan palsu yang tak berdasar mengenai penggunaan bahan kimia beracun, seperti gas klorin dan lain-lain di banyak daerah republik Arab Suriah, “kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan sebagaimana dikutip SANA, Kamis (08/09). (Baca juga: ISIS Lakukan Serangan Kimia di Suriah Utara)

Pernyataan itu menambahkan bahwa sudah banyak kejahatan serupa yang dilakukan oleh kelompok-kelompok teroris itu dan pendukung mereka, khususnya negara-negara Barat, dengan menggunakan gas beracun, seperti kasus di Khan al-Asal pada 2013. Kejahatan serupa juga terjadi di al Ghouta, pedesaan Damaskus pada tahun 2013. Kejahatan ini juga terulang pada kasus penggunaan gas beracun di lingkungan al-Sukari di kota Aleppo, Rabu 7 September 2016 untuk menutupi penggunaan bahan kimia di daerah al-Awameed di kota Aleppo pada 2 Agustus, 2016, dimana hal itu dilakukan dengan tujuan untuk menyesatkan penyelidikan internasional dan mengalihkan perhatian mereka dari penjahat yang sebenarnya.

“Pemerintah Suriah segera menghubungi Direktorat Kesehatan di Aleppo yang menegaskan bahwa mereka tidak menerima kasus darurat medis di rumah sakit karena luka yang disebabkan oleh racun, atau bahan kimia beracun,” kata Kementerian Luar Negeri. (Baca juga: Amnesty Internasional; Teroris Gunakan Senjata Kimia di Aleppo)

“Suriah menegaskan pendiriannya bahwa penggunaan senjata kimia oleh siapa saja di mana saja dan dalam keadaan apapun tidak dapat diterima,” kata pernyataan Kemenlu lebih lanjut.

Kemenlu kemudian menambahkan bahwa pemerintah Suriah mengutuk penggunaan gas beracun terhadap rakyat Suriah oleh kelompok teroris dan tuan mereka yang merenggut nyawa warga sipil tidak bersalah, dan menegaskan kembali kesiapan untuk bekerja sama dengan PBB untuk Pelarangan Senjata Kimia dan delegasinya yang hadir sekarang di Suriah untuk menyelidiki kejahatan ini serta kejahatan lainnya.. (Baca juga: Senjata Kimia di Suriah, Bagaimana Propaganda Perang Disebar)

Suriah juga menyerukan pihak-pihak yang bermusuhan untuk berhenti melakukan praktik-praktik kekejaman dan meminta PBB mengambil langkah-langkah untuk mengungkap orang-orang yang bertanggung jawab atas kejahatan tersebut, karena yang menjadi korban utama praktek-praktek tersebut orang-orang Suriah serta warga sipil. (ARN)

About arrahmahnews (8002 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Damaskus: Pemerintah Suriah Tidak Pernah Gunakan Gas Beracun Apapun | ISLAM NKRI
  2. Damaskus: Pemerintah Suriah Tidak Pernah Gunakan Gas Beracun Apapun | Arrahmah
  3. Pemerintah Suriah Bantah Tuduhan Gunakan Gas Beracun – VOA ISLAM NEWS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: