Berita Terbaru

“VETO” UU 9/11, Hadiah Obama Untuk Hari Kemerdekaan Saudi

Sabtu, 24 September 2016,

WASHINGTON, ARRAHMAHNEWS.COM – Presiden AS Barack Obama telah menggunakan hak vetonya untuk memblokir undang-undang yang memungkinkan para korban serangan 11 September 2001, menuntut Arab Saudi. (Baca juga: Analis: Arab Saudi, Amerika, Israel Gunakan Serangan 9/11 untuk Menipu Dunia)

Dalam pesan vetonya, Obama mengatakan pada Jumat pagi waktu setempat, bahwa “Undang-Undang Melawan Pendukung Aksi Terorisme”, atau Jasta, yang disahkan di Kongres pada 9 September, akan “merugikan” kepentingan keamanan nasional dan aliansi kunci Amerika.

Undang-undang “tidak meningkatkan keamanan Amerika dari serangan teroris, dan merusak inti kepentingan AS,” kata Obama, dan menambahkan bahwa keluarga korban tidak akan dapat memperoleh keadilan melalui tuntutan.

“Sejumlah sekutu dan mitra kami telah menghubungi kami dengan keprihatinan serius atas undang-undang tersebut,” kata Presiden Obama. (Baca juga: Kongres AS Loloskan RUU yang Memungkinkan Korban 9/11 Menuntut Arab Saudi)

Pada hari Rabu, Uni Eropa (UE) meminta Obama untuk memveto RUU, dan memperingatkan bahwa hal itu akan “menempatkan beban pada hubungan bilateral antara negara-negara lain.”

Arab Saudi sangat menentang RUU, dan mengancam akan menjual asetnya senilai $ 750 miliar di Amerika, jika RUU itu menjadi hukum.

Meskipun peringatan, dukungan untuk JASTA terus mengalir di antara anggota parlemen AS, yang dengan suara bulat meloloskan tuntutan dan mengakhiri kekebalan negara-negara asing ‘dari tindakan hukum di pengadilan Amerika.

Senator Demokrat, Chuck Schumer, yang mempelopori tuntutan, mengatakan Kongres diselenggarakan untuk membatalkan veto.

“Ini adalah keputusan yang mengecewakan dan nyenyak terbalik di Kongres. Saya percaya kedua belah pihak akan datang bersama-sama pada minggu depan untuk membuat JASTA hukum,” kata senator New York.

“Jika orang Saudi tidak melakukan kesalahan, mereka tidak perlu takut undang-undang ini. Jika mereka bersalah di 9/11, mereka harus bertanggung jawab,” kata Schumer.

Dari 19 pembajak yang diduga melakukan serangan 9/11, 15 orang di antaranya adalah kewarganegaraan Arab Saudi dan bukti yang ada menunjukkan bahwa beberapa dari mereka terkait dengan para pejabat tinggi Saudi.

Penyelidikan serangan 9/11 telah lama diungkap oleh politisi dan pakar sebagai rangkaian whitewashes yang bertujuan menyembunyikan peran bahwa rezim Saudi dan badan-badan intelijen Amerika bermain dalam koordinasi dengan rezim Israel selama periode yang mengarah pada serangan teroris. (ARN)

About ArrahmahNews (10522 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on “VETO” UU 9/11, Hadiah Obama Untuk Hari Kemerdekaan Saudi

  1. Wah enak banget Arab Saudi ini, sudah dianggap SALAH, lalu diberi HADIAH oleh Pres. Obama. Pertimbangan Beliau tentunya menimbang dua hal yang saling merugikan, memilih yang kerugiannya lebih ringan. Bagaimana dampak tindakan ini, masih sulit diprediksi.

    Suka

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. “VETO” UU 9/11, Hadiah Obama Untuk Kemerdekaan Saudi | Arrahmah
  2. “VETO” UU 9/11, Hadiah Obama Untuk Kemerdekaan Saudi | ISLAM NKRI
  3. Obama “VETO” UU 9/11 Sebagai Hadiah Untuk Hari Kemerdekaan Saudi – VOA ISLAM NEWS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: