Berita Terbaru

Wanita Saudi Ramai-Ramai Tandatangani Petisi Tuntut Hak-Hak Perempuan

Rabu, 28 September 2016,

RIYADH, ARRAHMAHNEWS.COM – Ribuan warga Saudi menandatangani petisi yang menyerukan rezim Riyadh untuk memperlakukan perempuan sebagai warga negara penuh dengan mengakui hak-hak mereka secara lengkap dan mengakhiri sistem perwalian laki-laki yang kontroversial.

Di bawah hukum Saudi, seorang wanita harus memiliki izin dari anggota keluarga laki-laki, biasanya ayah, suami atau saudara laki -dalam kasus janda, kadang-kadang anaknya- untuk mendapatkan paspor, menikah, wisata, penjara keluar dan kadang-kadang dalam masalah pekerjaan atau akses kesehatan. (Baca: Liburan Mewah Penuh Wanita Pangeran Saudi Nawaf Al-Saud)

Dalam beberapa tahun terakhir, kerajaan Arab Saudi berada di bawah tekanan oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia yang menuntut untuk memperlakukan perempuan secara terhormat.

Laporan mengatakan pada hari Selasa (27/09), lebih dari 14.700 orang telah menandatangani petisi – yang menuntut hak-hak perempuan.

Aziza al-Yousef, seorang warga dari Riyadh mengatakan kepada AFP bahwa petisi online adalah ajakan pada wanita Saudi untuk menuntut perlakuan “sebagai warga negara penuh, dan memutuskan usia dimana dia akan menjadi dewasa dan akan bertanggung jawab atas tindakan sendiri.”

Yousef lebih lanjut mencatat bahwa dia mengajukan petisi ke mahkamah kerajaan secara pribadi pada hari Senin, tetapi disarankan untuk mengirimkannya melalui pos. (Baca juga: Anehnya Hukum Saudi: Tangkap Suami Selingkuh Wanita Arab di Bui)

Nassima al-Sadah, seorang aktivis di Provinsi Timur, juga menyatakan ketidakpuasannya dengan sistem hukum yang diberlakukan pada perempuan, dan mengatakan, “Kami menderita akibat sistem perwalian”.

Kembali pada bulan Juli, Human Rights Watch (HRW) menerbitkan sebuah laporan terkait hak-hak perempuan di Arab Saudi, yang menemukan bahwa perempuan diperlakukan lebih rendah dari pria.

“Sistem perwalian laki-laki di Arab Saudi menjadi hambatan paling signifikan atas hak-hak perempuan di negara itu, meskipun ada reformasi terbatas selama dekade terakhir,” kata organisasi hak asasi.

Dalam menanggapi laporan HRW, para wanita Saudi dan aktivis memulai kampanye mereka melalui hastag #StopEnslavingSaudiWomen dalam tweet mereka. (Baca juga: Kerajaan Saudi The Real Apartheid TImur Tengah)

Peneliti HRW, Kristine Beckerle, yang bekerja pada laporan tersebut, menjelaskan bahwa laporan itu mendapatkan respon yang “luar biasa dan belum pernah terjadi sebelumnya” dari warga Saudi.

Wanita Saudi telah “membuat keputusan bahwa mereka tidak akan berdiri untuk diperlakukan sebagai warga kelas dua lagi, dan sudah saatnya pemerintah mereka mendengarkan tuntutan mereka,” tambahnya.

Arab Saudi adalah satu-satunya negara di dunia yang melarang perempuan dari mengemudi. Larangan itu berasal dari fatwa agama yang dikeluarkan oleh ulama Wahhabi. Jika seorang wanita tertangkap sedang mengemudikan kendaraan, mereka akan ditangkap, dikirim ke pengadilan dan bahkan dicambuk. (ARN)

About arrahmahnews (8018 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Wanita Saudi Ramai-Ramai Tandatangani Petisi Tuntut Hak-Hak Perempuan

  1. Berkat perjuangan Ibu KARTINI, wanita Indonesia sudah mengenyam persamaan hak yang penuh. Jauh beda dengan Arab Saudi, bahkan dulu dengar radio, TV, dsb tidak boleh. Tetapi ada saja orang Indonesia yang kepingin banget lho menerapkan budaya Arab itu kesini secara bulat-bulat. Kok aneh ya……. !!

    Suka

6 Trackbacks / Pingbacks

  1. Wanita Saudi Ramai-Ramai Tandatangani Petisi Tuntut Hak-Hak Perempuan | Arrahmah
  2. Wanita Saudi Ramai-Ramai Tandatangani Petisi Tuntut Hak-Hak Perempuan | ISLAM NKRI
  3. Ribuan Wanita Saudi Tandatangani Petisi Tuntut Hak-Hak Perempuan – VOA ISLAM NEWS
  4. Tingkat Perceraian Meningkat Tajam di Arab Saudi | ISLAM NKRI
  5. Arab Saudi Memiliki Tingkat Perceraian Tertinggi di Dunia. – VOA ISLAM NEWS
  6. Arab Saudi Memiliki Tingkat Perceraian Tertinggi di Dunia. | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: