Berita Terbaru

WOW! Rencana Bunuh Ahok, Militan ISIS Dihukum 6 Tahun Penjara

Kamis, 06 Oktober 2016,

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA – Arif Hidayatullah alias Abu Mushaf dijatuhi hukuman enam tahun penjara. Arif adalah tangan kanan gembong ISIS untuk Indonesia Bahrun Naim dan pernah mendapat perintah untuk membunuh Ahok. (Baca juga: Apa itu Operation Honet’s Nest?)

Arif Hidayatullah dipilih oleh Bahrun Naim sebagai koordinator dan penerima dana ISIS di Indonesia. Dia kemudian mendapat perintah untuk melakukan sejumlah serangan bom ke tempat-tempat ibadah di kota Bogor, dan membunuh Gubernur Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama.

Hal itu terungkap dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang berakhir dengan pembacaan vonis enam tahun penjara hari Senin (03/10).

Bahrun Naim dan Arif Hidayatullah melakukan kontak lewat aplikasi pesan Telegram. Kelompok ini dianggap bertanggung jawab atas serangkaian serangan teror di Indonesia, antara lain aksi penembakan di kawasan Sarinah Thamrin, Jakarta bulan Januari dan aksi bom bunuh diri di Solo Juli lalu. (Baca juga: PPATK Temukan Aliran Dana Teroris Bom Thamrin dari Yayasan Timur Tengah)

Terpidana menyiapkan bahan peledak

“Terdakwa dinyatakan secara meyakinkan bersalah atas kejahatan terorisme dan dijatuhi hukuman enam tahun penjara,” kata Hakim Siti Jamzanah.

Arif Hidayatullah ditangkap polisi akhir Desember 2015 bersama-sama dengan seorang warga Uighur bernama Ali yang disiapkan untuk melakukan aksi bom bunuh diri. Tapi selama persidangan, Arif mengaku tidak meneruskan rencana serangan bom bunuh diri, karena tidak yakin bom-bom itu benar-benar akan meledak. Bulan Juli lalu, anggota jaringan ini bernama Nur Rohman melakukan aksi bom bunuh diri di Markas Kepolisian Resor Kota (Mapolresta) Solo. Tidak ada korban tewas dalam aksi itu, selain pelakunya. (Baca juga: Buku Anak TK yang Ajarkan Radikalisme Ditulis oleh Istri Laskar Jihad Solo)

Sekongkol lakukan aksi terorisme

Hakim Siti Jamzanah mengatakan, dia yakin dengan bukti-bukti yang dipaparkan, bahwa Arif telah bersekongkol untuk melakukan aksi terorisme dengan bom dan “sepenuhnya menyadari” bahwa bom akan menyebabkan kehancuran jika meledak.

Bahrun Naim dan Arif Hidayatullah sudah saling mengenal sejak kuliah dan tinggal di Bekasi. Bahrun Naim kemudian mendorong Arif Hidayatullah berlatih membuat bom. Dia juga meminta Arif membuka rekening di bank.

Pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2015. Bahrun Naim memerintahkan Arif Hidayatullah untuk membantu keberangkatan beberapa orang dari jaringan militan Suriah. Arif diminta menjemput dan menampung seorang warga Uighur yang lari dari kejaran pemerintah China. Keduanya kemudian tertangkap oleh Detasemen Khusus (Densus 88) pada Desember 2015. (ARN)

Sumber: liputan389

About ArrahmahNews (9613 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. WOW! Rencana Bunuh Ahok, Militan ISIS Dihukum 6 Tahun Penjara | Arrahmah
  2. Rencanakan Bunuh Ahok, Militan ISIS Dihukum 6 Tahun Penjara – VOA ISLAM NEWS
  3. Rencanakan Bunuh Ahok, Militan ISIS Dihukum 6 Tahun Penjara | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: