Berita Terbaru

Diamuk Topan Matthew, Lebih dari 800 Warga Haiti Tewas

Sabtu, 08 Oktober 2016,

PORT AU PRINCE, ARRAHMAHNEWS.COM – PBB telah memperingatkan bahwa bisa memakan waktu berhari-hari untuk bisa menghitung dampak penuh dari Topan Matthew yang muncul di Haiti, karena hingga kini saja, korban tewas melonjak hingga lebih dari 800 jiwa. (Baca juga: Diterjang Topan Matthew, Hampir 1 Juta Warga Kuba Dievakuasi)

BBC melaporkan bahwa jumlah korban tewas meningkat dua kali lipat, dan akan terus naik, karena tim penyelamat sudah mendapatkan akses ke daerah-daerah selatan yang terputus oleh badai.

Program Pangan Dunia,Carlos Veloso, mengatakan bahwa beberapa kota yang mendapat hantaman keras hanya bisa dijangkau melalui udara atau laut.

Banyak dari kematian di Haiti berada di pantai baratdaya, yang menerima kekuatan penuh badai pekan ini. Kawasan barat daya Haiti merupakan yang terparah yang diterjang Badai Matthew.

Setelah Haiti, giliran wilayah Florida, Amerika Serikat (AS) diintai Badai Matthew.

PBB menyatakan amuk Badai Matthew sebagai bencana kemanusiaan terburuk yang menghantam Haiti sejak gempa tahun 2010 yang menewaskan 100 ribu orang. Selain banyaknya korban jiwa, badai besar yang dijuluki “monster” itu dikhawatirkan memicu wabah penyakit karena fasilitas sanitasi di negara itu hancur.

Pemerintah AS menyatakan, sekitar 2 juta warga di pantai selatan timur AS diperintahkan untuk dievakuasi. Namun, warga menganggap kekhawatiran bahaya dari Badai/Topan Matthew berlebihan.

”Orang-orang mengatakan badai ini tidak terlalu buruk,” kata Craig Fugate, Direktur Badan Manajemen Darurat Federal kepada NBC. Dia juga mengatakan bahwa warga harus menyadari Badai Matthew lebih dari sekadar angin ganas.

”Bahaya gelombang badai masih nyata, khususnya di Florida utara dan selatan Georgia. Ini adalah daerah yang sangat rentan. Mereka belum pernah melihat potensi kerusakan seperti ini sejak akhir 1800-an,” kata Fugate.”Situasi ini masih sangat berbahaya,” jelasnya.

Di West Palm Beach, Florida, lampu jalan dan rumah-rumah menjadi gelap. Kawasan yang dihuni sekitar 100 ribu orang itu seperti kosong.

Gubernur Florida, Rick Scott, terus mendesak warganya untuk mengungsi. ”Anda masih punya waktu untuk mengungsi. Tidak ada alasan untuk mengambil risiko,” kata Scott kepada NBC. ”Hal yang paling penting bagi saya adalah bahwa kita tidak kehilangan satu nyawa pun,” ujarnya. (ARN)

About ArrahmahNews (11420 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

5 Trackbacks / Pingbacks

  1. Diamuk Topan Matthew, Lebih dari 800 Warga Haiti Tewas | ISLAM NKRI
  2. Diamuk Topan Matthew, Lebih dari 800 Warga Haiti Tewas | Arrahmah
  3. Haiti Diamuk Badai Topan Matthew, Lebih dari 800 Warga Tewas – VOA ISLAM NEWS
  4. Akibat Badai Matthew, 800.000 Masyarakat Haiti Darurat Kebutuhan Pangan – VOA ISLAM NEWS
  5. Akibat Badai Matthew, 800.000 Masyarakat Haiti Darurat Kebutuhan Pangan | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: