Berita Terbaru

Putin: Kami Tahu Siapa Dibalik Serangan Bantuan Kemanusiaan di Aleppo

Kamis, 13 Oktober 2016,

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Serangan terhadap konvoi bantuan kemanusiaan PBB di dekat kota Aleppo Suriah bulan lalu, dimana Washington telah menyalahkan Rusia, sebenarnya dilakukan oleh salah satu kelompok teroris yang ada di daerah tersebut. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan hal ini, Rabu (12/10) kemarin.

“Itu adalah salah satu dari kelompok teroris. Dan kami tahu itu, katakanlah, Amerika tahu itu juga, tapi lebih memilih untuk mengambil posisi yang berbeda, untuk melakukan kesalahan dengan menuduh Rusia. Ini tidak membantu, “kata Putin di sebuah forum ekonomi di Moskow. (Baca juga: Rusia Rilis Video Bantahan Tudingan AS Terkait Serangan Konvoi Bantuan PBB)

Konvoi bantuan tersebut diserang pada 20 September malam. Komite Palang Merah Internasional melaporkan 20 warga sipil tewas dan 18 kendaraan hancur.

Pentagon menuduh bahwa konvoi itu dihancurkan dari udara dan bahwa pesawat tempur Rusia ada di daerah itu, menyimpulkan bahwa itu adalah serangan Rusia yang tak bertanggung jawab. (Baca juga: Kemenhan Rusia: Teroris Serang Konvoi Bantuan Kemanusiaan)

Rusia membantah tuduhan itu dan mengatakan sebuah pesawat tak berawak AS memantau konvoi, sehingga Washington harus tahu kebenaran tentang serangan itu.

Putin juga mengomentari perselisihan di Dewan Keamanan PBB yang akhirnya menyebabkan pembatalan kunjungannya ke Prancis. Paris menunjukkan bahwa mereka tidak akan nyaman menjadi tuan rumah yang menerima pemimpin Rusia (Putin) setelah Moskow meblokir resolusi yang disampaikannya di pertemuan DK PBB.

“Seharusnya bukan mitra kami yang harus tersinggung atas veto kami terhadap resolusi Perancis. Saya akan mengatakan bahwa kamilah pihak yang seharusnya tersinggung di sini, “kata Putin sebagaimana dikutip Russia Today. (Baca juga: Militer: Tentara Suriah Tak Pernah Targetkan Bantuan Kemanusiaan)

Ia mengatakan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Marc Ayrault telah mengangkat gagasan resolusi itu ketika ia mengunjungi Moskow pekan lalu. Ayrault sudah diberitahu sebelumnya bahwa rancangan itu terlalu banyak menyalahkan kekerasan Aleppo pada pemerintah Suriah, tapi jika Perancis mau membuat beberapa perubahan, dokumen itu masih bisa diluluskan.

Namun, hingga Ayrault mengunjungi Washington pada malam pertemuan DK PBB, tidak ada perubahan yang dibuat pada rancangan itu dan Perancis juga “menuduh Rusia atas segala dosa yang mematikan,” kata Putin.

“(Perancis) mengetahui posisi kami, dan tidak mendiskusikannya dengan kami, mereka tidak mengajukan resolusi supaya lulus, tetapi [mereka melakukannya] supaya diveto. Untuk apa? Untuk memperburuk situasi dan untuk menyiapkan histeria anti-Rusia di media di bawah kendali mereka, dan untuk menipu warga negara mereka sendiri, “tambahnya.

Situasi di Suriah akan dibahas pada hari Sabtu di Lausanne, Swiss, di mana diplomat dari Amerika Serikat, Rusia, Iran, Turki dan Arab Saudi telah berkumpul untuk melakukan pertemuan. (ARN)

About ArrahmahNews (9656 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

4 Trackbacks / Pingbacks

  1. Putin: Kami Tahu Siapa Dibalik Serangan Bantuan Kemanusiaan di Aleppo | Arrahmah
  2. Putin: Kami Tahu Siapa yang Menyerang Konvoi Bantuan Kemanusiaan di Aleppo – VOA ISLAM NEWS
  3. Dugaan Kuat!! Jet Tempur Belgia Dibalik Tewasnya 6 Warga Sipil Aleppo – VOA ISLAM NEWS
  4. Dugaan Kuat!! Jet Tempur Belgia Dibalik Tewasnya 6 Warga Sipil Aleppo | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: