Berita Terbaru

PBB Harus Mengakhiri Perang di Yaman

Selasa, 18 Oktober 2016,

YAMAN, ARRAHMAHNEWS.COM – Yaman telah meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Dewan Keamanan untuk campur tangan dalam mengakhiri perang mengerikan yang dilakukan oleh Arab Saudi.

Saleh al-Samad, kepala Dewan Politik Agung Yaman, dalam dua surat terpisah yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon dan Presiden Dewan Keamanan PBB Vitaly Churkin, pada hari Minggu (17/10), mengatakan bahwa koalisi yang dipimpin Saudi telah melakukan “kejahatan mengerikan dan belum pernah terjadi sebelumnya” terhadap warga sipil Yaman yang tidak bersalah selama 18 bulan terakhir.

Samad juga menyebutkan bahwa serangan pada 8 Oktober lalu, yang menarget sebuah upacara pemakaman di ibukota Sana’a, telah menewaskan lebih dari 700 orang dalam “pembantaian mengerikan.”

Dia menyatakan terkejut atas “ketidakpedulian” PBB dan Dewan Keamanan terhadap kejahatan tersebut, dan mengatakan bahwa sikap apatis mereka teah menunjukkan kedua institusi itu telah melalaikan tanggung jawabnya.

Pejabat senior Yaman berpendapat bahwa kelambanan dua badan tersebut, telah lebih jauh memperburuk penderitaan rakyat Yaman. (Baca juga: Amerika Aktor Utama Perang Yaman)

Samad juga meminta kedua institusi itu, untuk segera diakhirinya serangan udara, serangan laut dan darat Saudi Arabia terhadap Yaman serta blokade udara dan laut.

Prasyarat pembicaraan damai yang didukung PBB

Sementara itu, juru bicara gerakan Houthi Ansarullah Yaman telah menetapkan prasyarat untuk dimulainya kembali pembicaraan damai yang disponsori PBB, yang sebelumnya dituntut oleh AS dan Inggris.

Mohamed Abdel-Salam mengatakan pada hari Minggu bahwa gencatan senjata di Yaman harus mencakup semua dan penghentian blokade yang dipimpin Saudi yang harus diwujudkan sebelum pembicaraan damai dapat dilanjutkan. (Baca juga: Houthi: Pembantaian Sana’a Tunjukkan Frustasi AS dan Saudi dalam Perang Yaman)

Abdel Salam mengatakan perundingan damai akan “membuang-buang waktu” jika mereka masih terus melakukan serangan dan blokade terhadap Yaman.

Pernyataan itu disampaikan sebagai reaksi terhadap panggilan Inggris dan AS yang menyatakan gencatan senjata segera dan tanpa syarat di Yaman.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan pada hari Minggu bahwa Utusan Khusus PBB untuk Yaman Ismail Ould Cheikh Ahmed akan bekerja melalui rincian gencatan senjata di Yaman dan implementasinya. Pada tanggal 7 Agustus, pembicaraan yang ditengahi PBB atas konflik Yaman berakhir tanpa kesepakatan di Kuwait. (ARN)

About arrahmahnews (7990 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. PBB Harus Mengakhiri Perang di Yaman | Arrahmah
  2. PBB Harus Mengakhiri Perang di Yaman | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: