Trending News

Jaringan Bisnis Pedofilia Hillary Clinton

Senin, 14 November 2016

ARRAHMAHNEWS.COM, WASHINGTON – Sudah pernah menonton film ‘Eight Milimeter’ yang dibintangi Nicholas Cage dan disutradarai oleh Joel Schumacher? Ini adalah film tentang jaringan kejahatan industri film porno dengan korbannya adalah anak-anak kecil.

Dipaparkan dalam film tersebut bahwa di antara industri gelap film porno terdapat bagian khusus film-film pornografi masokis, yaitu aksi pornografi dengan kekerasan. Industri ini eksis karena ada ‘pasar’-nya, meski beroperasi di lorong-lorong gelap. Dan pasar tersebut adalah orang-orang yang memiliki kelainan seksual, yang hanya bisa mendapatkan kepuasan seksual dengan melihat adegan masokisme, atau penyiksaan. Namun adegan penyiksaan itu bukan sekedar akting, melainkan adegan nyata. Makin sadis bentuk penyiksaannya dan semakin ‘tidak berdosa’ korbannya, yaitu anak-anak kecil, makin mahal pula filmnya.

Seperti dilaporkan oleh Rick Martin di situs henrymakow.com, 4 November lalu, para penyidik dari kepolisian New York dan kepolisian federal FBI telah bertahun-tahun mengetahui keterlibatan Hillary Clinton dan mitra dekatnya Anthony Weiner terlibat dalam jaringan bisnis gelap prostitusi dan pedhopilia tingkat tinggi yang melibatkan sejumlah besar elit New York maupun Amerika: politisi, pejabat negara, hakim, pengacara, aktifis dan pekerja sosial.

Email-email Weiner yang disadap mengungkapkan bahwa Hillary Clinton, melalui yayasannya, Clinton Foundation, terkait dengan jaringan gelap prostitusi-pedhopilia global.

Menurut laporan ini, jaringan yang melibatkan Clinton Foundation ini menentukan semua pengadilan khusus rumah tangga untuk berpihak pada ibu-ibu rumah tangga berperkara, yang sebenarnya adalah palacur tingkat tinggi yang ditugaskan jaringan untuk menjebak laki-laki mapan ke dalam pernikahan. Kemudian, dengan tuduhan rekayasa, biasanya KDRT, mereka mengajukan tuntutan cerai dan hak asuh anak. Oleh pengadilan, para pelacur-ibu rumah tangga itu dimenangkan. Namun, setelah hak asuh didapatkan, mereka justru ditahan, sedangkan anaknya diasuh oleh lembaga khusus atau LSM yang dikelola oleh jaringan pedhopilia.

“Anak-anak itu kemudian diserahkan ke jaringan pedofilia global yang dipimpin oleh Jeffery Epstein, yang menyuplai anak-anak laki-laki dan perempuan ke pasar seksual global, dari Saudia Arabia ke Israel dan seluruh penjuru dunia,” demikian tulis laporan itu.

Rick Martin menyebut para pedhopilia itu adalah anggota jaringan ‘Luciferian Khazarian Talmudic Zionist Mafia’.

“Sejumlah organisasi pembela hak-hak perempuan seperti Sanctuary for Families dan Safe Horizon mendapatkan keuntungan dari Clinton Foundation, yang pendanaannya didapat dari kerajaan-kerajaan uang seperti Goldman Sachs dan American Express. Sejumlah firma hukum besar seperti Debevoise & Plimpton dan White & Case dan lain-lainnya juga berperan menjaga bisnis terlarang itu tetap beroperasi,” tambah laporan itu lagi.

Donald Trump tentu mengetahui jaringan jahat ini dan bertindak untuk keuntungannya dalam pilpres kemarin dengan menekan FBI untuk mengumumkan penyidikan atas kasus ini. Hanya beberapa hari sebelum pemungutan suara, FBI pun mengumumkan penyidikan kasus ini dan menyebut Hillary terancam hukuman penjara sampai 20 tahun. Penyidikan memang dihentikan karena dampaknya bisa mengguncangkan semua tatanan di Amerika. Meski demikian dampaknya sangat signifikan. Hillary yang lebih diunggulkan pun kalah. [ARN]

About arrahmahnews (7593 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Jaringan Bisnis Pedopilia Hillary Clinton | ISLAM NKRI
  2. Jaringan Bisnis Pedopilia Hillary Clinton | Arrahmah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: