Trending News

Amnesty Internasional: Saudi Lakukan Kampanye Pelecehan dan Intimidasi Terhadap Staf Medis di Yaman

Rabu, 23 November 2016

ARRAHMAHNEWS.COM,SANA’A – Amnesty International mengatakan bahwa militan dukungan Saudi dalam perang Yaman telah memimpin sebuah “kampanye pelecehan dan intimidasi” terhadap staf rumah sakit dan menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia.

Direktur Advokasi untuk Timur Tengah dan Afrika Utara di Amnesty International, Philip Luther, mengatakan pada hari Rabu (23/11) bahwa tentara bayaran Saudi telah menempatkan para prajurit dan pos militer mereka di di dekat fasilitas-fasilitas medis di Yaman.

“Dengan posisi prajurit dan pos militer di dekat fasilitas medis mereka telah membahayakan keselamatan rumah sakit dan mencemooh kewajiban mereka untuk melindungi warga sipil di bawah hukum internasional,” katanya.

Luther mengatakan bahwa para militan dukungan Saudi juga melecehkan staf medis dan mencegah dokter dari melakukan pekerjaan mereka.

“Serangan yang menargetkan yang profesional kesehatan atau fasilitas kesehatan dilarang oleh hukum humaniter internasional dan bisa dikategorikan sebagai kejahatan perang,” katanya.

Arab Saudi melancarkan perang merusak di Yaman dalam rangka mengembalikan Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi berkuasa. Hadi telah tinggal di Riyadh sejak ia mengundurkan diri sebagai presiden dan meninggalkan ibukota Sana’a pada Maret tahun lalu.

Arab Saudi dan tentara bayaran mereka dikecam keras karena melakukan pelanggaran HAM berat di Yaman, termasuk berulang kali menyerang rumah sakit dan warga sipil.

Dalam laporannya di hari Rabu, Amnesty mencontohkan kasus di mana rumah sakit ditutup karena adanya ancaman terhadap staf oleh pasukan yang didukung Saudi.

Dalam satu insiden pada tanggal 21 November, para militan menutup fasilitas medis terbesar al-Thawra di Tai’zz tampaknya setelah staf rumah sakit merawat tiga pejuang Houthi yang terluka.

“Menurut saksi mata tiga orang bersenjata menyerbu sebuah kantor di rumah sakit dan mengancam akan membunuh staf medis jika tidak segera ditutup,” kata kelompok hak asasi manusia tersebut.

Amnesty juga mengatakan bahwa tentara bayaran Saudi juga mencoba untuk menyeret dua pejuang Houthi keluar dari perawatan dan pemulihan unit intensif dan menyebutnya sebagai hal “keterlaluan dan tidak bisa diterima.”

Laporan itu juga mengutip keterangan 15 dokter yang menggambarkan pelanggaran oleh militan pro -Hadi, termasuk meminta perawatan medis preferensial, menghina staf dan mengalihkan listrik untuk penggunaan pribadi.

“Dalam kasus lain, staf medis mengatakan bahwa dokter dipaksa untuk melaksanakan pekerjaan mereka di bawah todongan senjata,” tambahnya. (ARN)

About arrahmahnews (7593 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

5 Trackbacks / Pingbacks

  1. Amnesty Internasional: Saudi Lakukan Kampanye Pelecehan dan Intimidasi Terhadap Staf Medis di Yaman | ISLAM NKRI
  2. Amnesty Internasional: Saudi Lakukan Kampanye Pelecehan dan Intimidasi Terhadap Staf Medis di Yaman | Arrahmah
  3. Philip Luther: Saudi Telah Lakukan Kampanye Pelecehan dan Intimidasi Terhadap Staf Medis di Yaman – VOA ISLAM NEWS
  4. Sniper Yaman Tewaskan Tiga Tentara Saudi Dalam Serangan Balasan – VOA ISLAM NEWS
  5. Sniper Yaman Tewaskan Tiga Tentara Saudi Dalam Serangan Balasan | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: