NewsTicker

Menteri Singapura Ingatkan Peningkatan Ancaman Teroris di Asia Tenggara

Minggu, 4 Desember 2016

ARRAHMAHNEWS.COM, SINGAPURA – Menteri Hukum dan Dalam Negeri Singapura memperingatkan ancaman serangan teror di Asia Tenggara oleh kelompok teroris ISIS yang terus mengalami kemunduran di Irak dan Suriah.

K. Shanmugam membuat pernyataan pada acara makan siang yang diselenggarakan oleh Asosiasi Koresponden Asing pada hari Jumat (2/12), mengatakan bahwa sekitar 1.000 orang dari Asia Tenggara telah bergabung dengan kelompok teror yang didukung asing dalam upaya perang di Suriah dan Irak.

Dia lebih lanjut menekankan bahwa Singapura mengkhawatirkan keamanan di sepanjang perbatasan dari masuknya teroris, dan bersikeras bahwa bahaya serangan teror masih cukup signifikan.

Menteri Hukum dan Dalam Negeri Singapura juga menggarisbawahi bahwa ISIS mendesak para pendukungnya untuk melakukan serangan di negara asal mereka, jika mereka tidak dapat mencapai Irak dan Suriah untuk bergabung dalam kampanye teror mereka, dan menekankan bahwa sejumlah serangan yang dilakukan oleh individu menggunakan barang sehari-hari seperti pisau dan kendaraan untuk melancarkan teror.

Ancaman tersebut berasal dari tiga kelompok, katanya. Kelompok pertama termasuk mereka yang kembali dari zona perang di Irak dan Suriah “pertempuran-keras,” dan yang kedua terdiri dari orang-orang dibebaskan dari tahanan, tetapi masih memiliki kecenderungan ekstremis. Dia juga menggambarkan kelompok ketiga adalah radikalisme online dengan propaganda ISIS.

Shanmugam kemudian menambahkan bahwa badan keamanan tetap siaga tinggi mengenai ancaman teror yang meningkat, sdan tugas berat bagi Singapura untuk selalu waspada dari ancaman teror.

Asia Tenggara telah menderita dari kegiatan teror. Pada bulan Januari, teroris ISIS melakukan serangkaian pemboman terkoordinasi dan serangan bersenjata di ibukota Indonesia, Jakarta, yang menewaskan tujuh orang dan melukai lainnya.

Awal tahun ini, otoritas polisi Indonesia menangkap enam orang atas dugaan punya hubungan dengan kelompok teroris Bahrun Naim. [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: