NewsTicker

Analis; Arsenal Nuklir AS Ancaman Bagi Perdamaian Dunia

Selasa, 6 Desember 2016

ARRAHMAHNEWS.COM, WASHINGTON – Arsenal nuklir AS dan kebijakan Washington merupakan ancaman yang jauh lebih besar untuk perdamaian internasional dari pada senjata nuklir Rusia, kata seorang penulis Amerika dan pensiunan profesor.

“Jika kehadiran senjata nuklir, maka AS tentu merupakan ancaman utama bagi perdamaian dunia,” kata James Petras, seorang profesor emeritus sosiologi di Binghamton University di Binghamton, New York, dan dosen di Universitas Saint Mary di Halifax, Nova Scotia di Kanada.

“Saya tidak berpikir hanya fakta bahwa Rusia memiliki senjata nuklir; Saya pikir pertanyaannya adalah politik di balik itu, dan persenjataan nuklir yang telah dibangun,” kata Petras kepada Press TV, Selasa.

AS adalah negara pertama yang memproduksi senjata nuklir dan merupakan satu-satunya negara yang telah menggunakan nuklir dalam pertempuran selama pemboman Hiroshima dan Nagasaki di Jepang, menjelang akhir Perang Dunia II.

Petras mengatakan AS dan sekutunya “telah memupuk dan mempromosikan senjata nuklir yang ditujukan kepada Rusia” selama bertahun-tahun dan “penggunaan ancaman Rusia hanyalah sebuah dalih untuk menambah kapasitas nuklir AS.”

Kebijakan sepihak AS di Timur Tengah dalam mendukung Israel merupakan bahaya bagi kawasan, tambahnya. “Saya berpikir senjata nuklir Rusia juga menjadi ancaman nyata bagi perdamaian di dunia, yang selalu didengung-dengungkan AS adalah sebuah propaganda untuk meningkatkan anti-Rusia”.

Meningkatnya kekuatan militer Rusia, termasuk senjata nuklirnya, membuatnya menjadi negara “nomor satu” yang paling eksistensial dalam mengancam Amerika Serikat, menurut Menlu AS Air Force Deborah James.

Berbicara kepada Reuters di Forum Pertahanan tahunan di California pada hari Minggu, James menuduh Rusia melakukan serangan cyber terhadap AS dan menyatakan keprihatinan yang mendalam tentang meningkatnya konfrontasi militer antara kedua negara.

“Rusia adalah ancaman nomor satu terhadap Amerika Serikat. Kami memiliki sejumlah ancaman yang kita hadapi, tapi Rusia lebih utama, karena aspek nuklirnya, ancaman eksistensial ke Amerika Serikat,” kata James.

Korps Marinir Jenderal Joseph Dunford, ketua Kepala Staf Gabungan, mengatakan dalam konferensi bahwa Rusia bertekad untuk membatasi NATO dan mencegah AS dari proyeksi kekuatan di seluruh dunia. [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: