NewsTicker

Angela Merkel Serukan Pelarangan Burka

Rabu, 7 Desember 2016

ARRAHMAHNEWS.COM, ESSEN – Dalam perubahan sikap yang mendadak, Kanselir Jerman Angela Merkel melakukan U-turn penuh dengan mengumumkan seruan pertamanya melarang burka atau hijab penutup seluruh tubuh dalam Islam.

“Pemakaian burka harus dilarang, di mana pun itu mungkin dari sudut pandang hukum. Ini bukan bagian dari budaya kita,” ungkap Merkel dalam sambutannya pada kongres federal Uni Demokratik Kristen di Essen, Selasa (06/12) sebagaimana dikutip TASS.

Sebelumnya, kanselir Jerman itu menggambarkan bahwa pemakaian pakaian Muslim, yang sepenuhnya menutupi tubuh, sebagai ” tanda sebuah integrasi yang gagal.”

Saat ditanya lebih lanjut, Merkel mencoba untuk menghindari menjawab pertanyaan apakah larangan serupa juga mungkin akan diterapkan di Jerman. Kementerian Dalam Negeri Jerman mengatakan bahwa adopsi langkah-langkah tersebut akan bermasalah.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Jerman dan salah satu sekutu Merkel mendukung larangan burqa secara parsial pada bulan Agustus lalu. “Hukum bisa diterapkan di mana pun diperlukan untuk koeksistensi masyarakat kita, termasuk di sekolah, pengadilan dan kantor-kantor pemerintah,” kata Thomas de Maiziere.

Pernyataan Merkel sendiri disebut sebagai bagian dari upayanya untuk kembali menduduki jabatan Kanselir Jerman yang keempat kalinya. Popularitas Merkel menurun tajam terkait kebijakannya terhadap imigran. Diperkirakan karena hal itu, dalam beberapa bulan terakhir, Merkel menunjukkan perubahannya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: