News Ticker

Kang Emil Minta Maaf, Aher Anggap Sepele Pembubaran Kebaktian Natal di Sabuga

Rabu, 07 Desember 2016,

ARRAHMAHNEWS.COM, BANDUNG – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyesalkan aksi pembubaran acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Natal di Gedung Sabuga, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Selasa (6/12).

Melalui akun media sosial Facebook dan Twitter resmi miliknya, Ridwan menyatakan permintaan maaf atas situasi yang dia anggap tidak perlu terjadi. (Baca juga: SURAT CINTA BUAT KANG AHER DAN KANG DEDDY)

“Pemkot Bandung memohon maaf atas ketidaknyamanan dan semoga di masa depan koordinasi kegiatan ini bisa dilakukan dengan lebih baik oleh semua pihak,” ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu.

Ridwan menyatakan, hak beribadah merupakan hak fundamental warga Indonesia yang dijamin oleh Pancasila dan UUD 1945. Menurutnya, warga Bandung adalah warga yang cinta damai, toleran dan hidup sehari-hari dalam landasan Pancasila.

wahabi_dalang_pembubaran_kebaktian_di_sabuga

Aher Anggap Sepele

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berpendapat, pembubaran acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Natal di Gedung Sabuga, Bandung, tadi malam merupakan perkara kecil.

“Itu kan kejadian kecil yang tidak mengganggu apa-apa saya kira,” kata Ahmad Heryawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (7/12). (Baca juga: Saiful Huda: Aher Kubur Keinginan Tuhan dan Rakyat)

Aher, sapaan Ahmad, berpendapat, pembubaran bisa dihindari apabila ada musyawarah sehingga semua pihak dapat menahan diri dan saling menghormati.

Pemuda Muhammadiyah

 Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengecam aksi pembubaran acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Natal di Gedung Sabuga, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Selasa (6/12).

Dahnil berharap pemerintah dapat menindak tegas pihak manapun yang melakukan aksi intoleran.

“Penting ormas apapun, menghormati hukum dan tidak melakukan tindakan sepihak pembubaran acara atau ibadah kelompok lain,” kata Dahnil dalam pernyataan tertulis, Rabu (7/12). (Baca juga: KRITIKAN PEDAS.. Surat Terbuka Yusuf Muhammad Kepada Gubernur Jabar “Aher”)

Menurut dia tindakan pembubaran acara kelompok agama lain akan menimbulkan dampak negatif semakin banyaknya tindakan kekerasan.

Massa yang mengatasnamakan diri sebagai Pembela Ahlus Sunnah (PAS) meminta acara kebaktian Natal di Gedung Sabuga. Alasannya, menurut Ketua PAS Muhammad Roin, KKR seharusnya diadakan di rumah ibadah. (ARN)

Iklan

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Kang Emil Minta Maaf, Aher Anggap Sepele Pembubaran Kebaktian Natal di Sabuga | ISLAM NKRI
  2. Kang Emil Minta Maaf, Aher Anggap Sepele Pembubaran Kebaktian Natal di Sabuga | Arrahmah
  3. Aher Anggap Sepele Pembubaran Kebaktian Natal di Sabuga, Ridwan Kamil Minta Maaf – VOA ISLAM NEWS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: