News Ticker

Pembebasan Aleppo dan Propaganda Media Pro-Teroris

#SaveAleppo

  • Kominfo
  • Pelantikan Jokowi, Kriminal, Dana
  • Vladimir Putin
  • Mengungkap dalang kerusuhan 22 mei
  • PBB Evakuasi pejuang Houthi
  • Bendera Teroris Suriah
  • Jokowi Resmikan Kampus Muhammadiyah
  • Saudi-UEA di Yaman

Sabtu, 17 Desember 2016,

ARRAHMAHNEWS.COM, ALEPPO – Pasca jatuhnya Aleppo Timur ke pangkuan pasukan Suriah dan sekutunya, serta pukulan monohok terhadap aliansi Barat yang mendukung unsur-unsur teroris di negara itu. Barat bersama sekutu regionalnya mengerahkan kampanye media besar-besaran dengan mempublikasikan gambar-gambar palsu untuk menyalahkan pemerintah Suriah atas pembantaian warga sipil Aleppo. (Baca juga: Video: Aleppo Bebas, Rakyat Rayakan Kemenangan)

Media-media Timur Tengah dan Barat yang mendukung kelompok bersenjata di Suriah, untuk memanipulasi masyarakat internasional mencoba mengambil keuntungan dari anak-anak, dengan menyebarkan propaganda bahwa tentara Suriah telah menyerang dan membunuh mereka di Aleppo.

Sehingga memantik kecaman PBB dan permintaan dari organisasi internasional untuk membenarkan gencatan senjata. Bahkan Ikon kota Paris turut meramaikan untuk mencari simpati dunia dengan mematikan lampu di menara Eiffel, sebagai tanda kebersamaan mereka dengan warga Aleppo. (Baca juga: Presiden Suriah Bashar Assad Ucapkan Selamat atas Pembebasan Aleppo; VIDEO)

Sebenarnya ini bukan pertama kali mereka menyebar propaganda, ada banyak propaganda yang telah mereka buat hingga menjadi perbincangan dunia, setiap kali pasukan Suriah mencapai keuntungan dalam pertempuran. Tujuan mereka adalah menghentikan kemajuan tentara Suriah, dan memberikan bantuan kepada kelompok bersenjata yang mereka dukung dengan dalih jeda kemanusiaan dan evakuasi warga sipil.

Untuk membuktikan upaya busuk mereka, hanya dibutuhkan sedikit keterampilan pencarian di internet untuk memverifikasi apakah gencatan senjata yang mereka serukan benar-benar untuk menolong warga sipil Aleppo atau tidak?

Seperti usaha yang dilakukan Turki dalam melakukan pertemuan dengan Rusia untuk membahas perjalanan yang aman bagi para teroris untuk keluar dari kota Aleppo Timur. (Baca juga: Terungkap! Tentara Turki, Saudi Bantu Teroris dalam Perang di Aleppo Timur)

Seorang pejabat senior Turki mengatakan kepada Reuters bahwa para pejabat Rusia dan Turki telah melakukan pertemuan pada hari Rabu di Turki untuk membahas kemungkinan membuka koridor untuk mengevakuasi kelompok teroris yang tersisa.

Pasca pertemuan itu, bulan sabit Turki memasuki Aleppo Timur setelah penjanjian gencatan senjata disepakati antara pemerintah Suriah dan teroris. Sejumlah relawan bulan sabit Turki dan bersama ambulans mereka terlihat mengangkut para teroris Jabhat al-Nusra yang terluka, untuk dibawa ke Turki.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Abdul Hadi Narsi mengatakan kepada Sputnik Arab beberapa jam sebelum dimulainya evakuasi militan ‘dari Aleppo pada Kamis malam, bahwa sejumlah besar petugas Saudi dan Turki telah memimpin perang melawan tentara Suriah di lingkungan Timur kota Aleppo.

“Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mencoba untuk mentransfer para teroris itu (dari Aleppo) ke Turki,” tambah Nasri.

Nasri melanjutkan dengan mengatakan bahwa Erdogan berencana untuk mentransfer militan-militan ini ke Turki. Keputusan presiden Turki ini menunjukkan bahwa seluruh urusan (yang berkaitan dengan pertempuran teroris ‘terhadap pemerintah Suriah di Aleppo) telah diarahkan dari Turki. Ia menambahkan, “Sementara itu, ada orang-orang (agen Turki) di Suriah yang bertugas memimpin (perang melawan Damaskus). Tentara Suriah saat ini melacak siapa saja orang-orang itu”.

Dari sini kita bisa menyimpulkan bahwa mereka sebenarnya tidak ingin menyelamatkan warga sipil Aleppo, tapi teroris, dengan kedok jeda kemanusiaan yang sebelumnya telah dibumbuhi dengan berbagai propaganda.

Sekarang mari kita lihat foto-foto lama yang kembali mereka publikasikan, bahkan mereka tidak segan-segan menggunakan foto pembantaian anak-anak Gaza yang dilakukan oleh rezim Zionis, dengan klaim bahwa ini adalah pembantaian yang dilakukan pemerintah Suriah terhadap anak-anak Aleppo. (Baca juga: Kisah Kunjungan Dubes Indonesia ke Aleppo)

Situs berita Al-Arabiyah misalnya merilis sebuah foto seorang anak yang terluka. Situs Al-Arabiyah mengatakan bahwa foto ini adalah salah satu anak Aleppo yang telah menjadi korban serangan pasukan pemerintah. Foto ini dirilis oleh Al-Arabiyah pada hari Rabu 15 Desember, yang dimaksudkan untuk menggambarkan perkembangan terbaru dari pertempuran di Aleppo, dan untuk menunjukkan kekejaman Pasukan Suriah.

Sementara gambar itu pertama kali diposting pada bulan November bukan Desember seperti yang diklaim Al-Arabiyah. Jika kita perhatikan gambar itu, terlihat jelas bahwa seorang yang ada disamping anak itu, menggunakan pakaian dengan simbol dan tulisan “petugas pemadam kebakaran” Suriah. Tentu, tidak mungkin petugas pemadam kebakaran berada di wilayah yang dikuasai teroris.

arrahmahnews_636174102616407209_25f_4x3

Foto lain yang juga viral dibicarakan di jejaring sosial dan media-media pendukung teroris, yang diklaim bahwa itu adalah situasi kemanusiaan terkini di Aleppo. Yang sebenarnya adalah foto yang diambil pada tahun 2014, ketika PBB membagikan makanan kepada pengungsi Palestina di kamp Yarmouk, Damaskus.

arrahmahnews_636174103941827209_25f_4x3

Gambar ini bisa dilihat di mencari pencari Google, dengan kata kunci “kamp yarmouk”, maka kita akan mendapati foto-foto yang sama yang telah diposting berbagai media sejak tahun 2014 dan seterusnya. Artinya gambar itu bukan foto baru yang menggambarkan situasi kemanusiaan di Aleppo seperti yang diklaim oleh media-media Barat. (Baca juga: White Helmets Akui Organisasinya Didanai Negara-negara Barat)

bbc_636174104526263788_25f_4x3

BBC juga pernah menggunakan gambar ini pada 15 Maret 2014.

Selain itu, ada juga gambar yang diterbitkan dengan judul “pembantaian anak-anak Aleppo” oleh sebuah akun Facebook. Yang sebenarnya gambar itu terkait pemboman Zionis Israel di Gaza pada tahun 2014.

facebook_636174105778559005_25f_4x3

Propaganda

facebook_636174106260877232_25f_4x3

Foto asli, lihat keterangan dalam gambar ini diterbitkan pada 21 Juli 2014.

Para pendukung unsur-unsur teroris di Suriah, juga menggunakan gambar berikut ini, yang diklaim sebagai pembantaian penduduk Aleppo oleh tentara Suriah. Sementara foto itu, sebenarnya kejahatan ISIS yang membantai penduduk sipil Kurdi di Tel Khamis, provinsi Hasaka, dua tahun yang lalu. (Baca juga: ‘White Helmet’ Tentara Teroris Bayaran Barat)

hasaka_636174109202551370_25f_4x3

Perhatikan keterangan pada dua gambar dan tahun postingannya.

Koresponden Al-Jazeera, Qatar, Ahmad Muaffaq Zaidan juga merilis foto yang ia klaim kehancuran kota Aleppo akibat pemboman berat tentara Suriah. Sebenarnya foto tersebut terkait dengan serangan Israel di selatan Lebanon pada perang 33 hari, tahun 2006.

beirut_636174110291870291_25f_4x3

Gambar serupa mudah didapat di mesin pencari Google, dengan kata kunci “Serangan Artileri Israel ke Selatan Lebanon” atau “Perang 33 Hari”.

Selain itu, Ahmad Zeidan, juga memposting gambar kejahatan teroris di Irak pada tahun 2014 dan di Damaskus pada tahun 2015, sebagai pembantaian warga sipil Aleppo yang dilakukan oleh pasukan Suriah. (Baca juga: VIRAL! Drama Kebohongan Terbaru White Helmet “Bocah Terluka di Kursi Oranye”)

irak_636174113486239696_25f_4x3

Perhatikan keterangan pada gambar.

Para pendukung teroris, juga mempublikasikan foto ini yang diklaim sebagai penyiksaan tentara Suriah terhadap seorang pengungsi Aleppo. Sementara, gambar itu sebenarnya terkait terbunuhnya seorang perempuan dalam operasi militer yang dilancarkan oleh Turki di wilayahyang mayoritas dihuni etnis Kurdi.

diyarbakir_636174111610652156_25f_4x3

Sponsor teroris juga mempublikasikan gambar ini, bahwa 500 warga sipil dibantai di Aleppo Timur. Ternyata foto tersebut adalah gambar yang diambil pada 3 tahun lalu, yang menunjukkan pembantaian warga sipil Suriah oleh pasukan FSA (Free Syirian Army) di Khan Al-‘Asl, barat Aleppo.

2013_636174116640595100_25f_4x3

Lihat keterangan yang ada pada gambar.

Demikian beberapa propaganda yang dilakukan media para sponsor teroris, untuk mencegah kemajuan tentara Suriah, atau menutupi kekelahan telak mereka, dan mengambil manfaat dari simpati dunia untuk menekan diberlakukannya gencatan senjata dengan dalih kemanusiaan, sehingga kelompok-kelompok teroris dapat mengembalikan kekuatan mereka. (ARN)

Iklan
  • Ryamiard Ryacudu
  • Pesan Damai Mbah Moen
  • Amien Rais, Kartu Mati
  • Indonesia Lawyer Club (ILC)
  • Takfirisme
  • Denny Siregar, Perang Besar Jokowi Lawan Mafia Lahan
  • Cuitan Gus Nadir

5 Trackbacks / Pingbacks

  1. Pembebasan Aleppo dan Propaganda Media Pro-Teroris | Arrahmah
  2. Upaya Turki Selamatkan Teroris dari Aleppo Timur | ISLAM NKRI
  3. Propaganda Media Pro-Teroris Atas Pembebasan Aleppo – VOA ISLAM NEWS
  4. Turki Berusaha Selamatkan Teroris dari Aleppo Timur – VOA ISLAM NEWS
  5. Turki Berusaha Selamatkan Teroris dari Aleppo Timur | ISLAM NKRI

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: