arrahmahnews

Ahli Politik: Intelijen CIA, Mossad, Arab Saudi, Yordania dan Turki Telah Tinggalkan Aleppo

Minggu, 18 Desember 2016,

ARRAHMAHNEWS.COM, ALEPPO – Para petugas intelijen asing dari Amerika Serikat, Turki dan Israel yang membantu para teroris di Aleppo telah meninggalkan kota tersebut. Hal ini diungkap seorang ahli politik dan militer Suriah, Sabtu (17/12).

” Perwira intelijen dari CIA, Mossad, Arab Saudi, Yordania dan Turki telah meninggalkan kota Aleppo dalam dua hari terakhir,” kata ISSA al-Zaher. (Baca juga: Intelijen Suriah Temukan Persembunyian Gembong Teroris Asal Saudi di Aleppo)

Ia mencatat bahwa beberapa anggota dari kelompok teroris non-asing masih ada yang tinggal di Aleppo dan masih terus memerangi pasukan pemerintah namun mereka juga akan segera dihapuskan kemudian.

Al-Zaher lebih lanjut mengatakan bahwa pelanggaran perjanjian Aleppo telah terjadi dalam koordinasi dengan negara-negara yang mendukung kelompok-kelompok teroris.

Berita berbahasa Arab Hadis News mengutip aktivis media yang mengatakan bahwa kehadiran agen mata-mata asing ini adalah alasan mengapa kesepakatan atas evakuasi militan dari Aleppo memerlukan waktu sangat lama. Turki dalam negosiasinya dengan Rusia berusaha untuk mengamankan jalan keluar orang-orang mereka dengan aman dari Aleppo. (Baca juga: Upaya Turki Selamatkan Teroris dari Aleppo Timur)

Para aktivis media mengatakan bahwa mata-mata tersebut bermarkas di ruang operasi khusus dari para militan di sebuah bangunan di pasar al-Luz Sad di distrik al-Sha’ar.

Sebelumnya pada hari Sabtu, Staf Umum Rusia mengumumkan bahwa lebih dari 3.400 teroris telah menyerahkan diri mereka kepada pihak berwenang Suriah sejak awal operasi militer di kota Aleppo. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: