News Ticker

Raja Saudi Hentikan Semua Kesepakatan Dengan Mesir

Rabu, 21 Desember 2016,

ARRAHMAHNEWS.COM, RIYADH – Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan para pejabat negara untuk menghentikan pelaksanaan semua kesepakatan antara Riyadh dan Kairo sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Situs berita al-Bawaba al-Fajr yang mengutip seorang sumber diplomatik Mesir, mengatakan bahwa sebagian besar kesepakatan yang ditandatangani antara Mesir dan Arab Saudi telah ditangguhkan atas perintah Raja Salman sampai pemberitahuan lebih lanjut. (Baca juga: Politisi Mesir: Ekstremisme dan Kebijakan Bodoh Raja Salman Dorong Kejatuhan Saudi)

Sumber itu menambahkan bahwa perjanjian tidak termasuk rencana yang terkait dengan al-Azhar.

Sementara itu, Tekanan Arab Saudi tidak membuat perubahan dalam posisi Mesir pada krisis di Suriah atau Yaman, sebagai negara yang berdaulat dalam memutuskan untuk mempertahankan hubungan dengan semua pihak tanpa kecuali.

Sebuah surat kabar berbahasa Arab terkemuka Rai Al-Youm, pada hari Senin, menulis bahwa Kairo menganggap upaya Arab Saudi untuk memperluas hubungan dengan Ethiopia sebagai ancaman terhadap keamanan, dan akan merespon langkah itu dengan memperkuat hubungan dengan Teheran, Damaskus dan Sana’a.

Surat kabar itu juga menggarisbawahi bahwa para pejabat Mesir cenderung untuk menanggapi tindakan rekan-rekan Arab mereka dengan beberapa perjalanan ke Damaskus, Teheran dan Sana’a. (Baca juga: Pudarnya Pengaruh Arab Saudi di Mesir)

Mesir juga telah berjuang keras sejak beberapa minggu yang lalu untuk mencegah kesepakatan antara Riyadh dan Djibouti yang ingin membangun sebuah pangkalan militer di negara Afrika, sumber diplomatik mengatakan.

Menurut situs berita al-Khalij al-Jadid, mengatakan pada awal bulan ini bahwa Kairo sangat menentang perjanjian tersebut, karena Riyadh ingin mendirikan basis militer yang berada di bawah pengaruh politik Mesir dan dianggap sebagai kedalaman strategis di selatan.

Mereka menambahkan bahwa keputusan Riyadh, melawan tradisi dan peraturan lama yang dihormati oleh negara-negara Arab. Sumber Mesir menggarisbawahi bahwa Arab Saudi tetap bersikukuh untuk koordinasi dan kemitraan dengan Mesir dan berniat untuk melanjutkan rencananya.

Menteri Luar Negeri Djibouti Mahmoud Ali Youssouf mengumumkan pekan lalu bahwa Arab Saudi berencana untuk mendirikan pangkalan militer di negaranya. “Saya mengajak Panglima Militer Saudi jalan-jalan ke berbagai belahan Djibouti untuk mendirikan pangkalan militer mereka,” kata Youssouf dalam sebuah wawancara dengan surat kabar al-Sharq al-Awsat pada awal Desember. (Baca juga: Inilah 10 Kesamaan Antara Israel dan Saudi)

Ia juga menegaskan bahwa perjanjian untuk membangun pangkalan militer Arab Saudi akan ditandatangani dalam waktu dekat.

Para ahli percaya bahwa pangkalan militer bisa digunakan untuk melakukan operasi militer terhadap Yaman oleh koalisi pimpinan Saudi. (ARN)

Iklan

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Raja Saudi Hentikan Semua Kesepakatan Dengan Mesir | Arrahmah
  2. Raja Salman Akhiri Semua Kesepakatan Dengan Mesir – VOA ISLAM NEWS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: