NewsTicker

DK PBB Akan Voting Resulusi Gencatan Senjata di Aleppo

Senin, 5 Desember 2016

ARRAHMAHNEWS.COM, NEW YORK – Dewan Keamanan PBB dikabarkan akan memberikan suara pada resolusi yang menyerukan gencatan senjata sementara di Aleppo dan pengiriman bantuan kemanusiaan ke kota yang diperangi.

Menurut sumber-sumber diplomatik, resolusi dirancang oleh Mesir, Selandia Baru dan Spanyol.

DK PBB mendesak semua pihak dalam konflik di Suriah untuk “segera menghentikan serangan-serangan ke kota Aleppo untuk memungkinkan masuknya bantuan kemanusiaan yang mendesak” untuk periode awal dari tujuh hari gencatan senjata yang dapat diperpanjang.

Rancangan resolusi menyerukan pengiriman bantuan kemanusiaan kepada orang-orang yang terjebak di bagian yang dikuasai militan di Aleppo timur.

Dokumen tersebut juga mengatakan bahwa gencatan senjata sementara akan menjadi awal penghentian permusuhan di Suriah.

Resolusi itu dilaporkan disusun setelah negosiasi diperpanjang dengan Rusia, yang telah memberikan perlindungan udara untuk operasi darat tentara Suriah terhadap kelompok Takfiri selama lebih dari setahun.

Hal ini masih belum pasti apakah Moskow yang telah mengusulkan gencatan senjata, mengecualikan kelompok teroris seperti Jabhat Fateh al-Sham (sebelumnya dikenal sebagai Jabhat al-Nusra), jika tidak maka akan memveto resolusi.

Moskow dan Damaskus mengklaim jeda yang panjang dalam memerangi militan bisa membuka jalan bagi mereka untuk berkumpul kembali dan membangun kembali kekuatan mereka.

Sementara itu, Kanada telah meminta atas nama 74 dari 193 negara anggota Majelis Umum PBB untuk mengadakan rapat pleno untuk pemungutan suara pada resolusi lain, untuk bantuan kemanusiaan di Aleppo. Sejauh ini, tidak ada tanggal yang telah ditetapkan untuk acara itu.

Berbeda dengan Dewan Keamanan, tidak ada negara memiliki hak untuk memveto keputusan Majelis Umum yang tidak mengikat.

Situasi Terkini Aleppo

Pada hari Senin, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan pasukan Suriah berhasil merebut kembali lingkungan Qadi Askar semalam.

Kelompok pengawasan juga mengatakan tentara sebelumnya telah menangkap daerah Karm al-Myessar, Karm al-Qatarji dan Karm al-Tahan.

Pasukan Suriah sekarang telah mengelilingi kawasan Shaar, untuk merebut kembali daerah yang dikuasai militan Takfiri, dan menyatukannya kembali di bawah kendali pemerintah, tambahnya.

Kantor berita resmi Suriah SANA mengutip Minggu sumber militer yang mengatakan bahwa pasukan pemerintah telah mengembalikan keamanan dan stabilitas ke daerah-daerah yang baru dibebaskan di bagian timur Aleppo. [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: