News Ticker

Dua Kapal Perang Rusia Merapat ke Filipina Pasca Bercerai Dengan AS

Rabu, 4 Januari 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, FILIPINA – Dua kapal perang Rusia berlabuh di sebuah pelabuhan di Filipina, pertanda era hubungan militer antara Manila dan Moskow ditingkatkan setelah kesenjangan yang kian melebar antara Filipina dan Amerika Serikat.

Kapal perusak Rusia, Admiral Tributs dan tanker Boris Butoma merapat di Selatan Harbor, Manila, pada hari Selasa untuk kunjungan selama seminggu.

Selama tinggal, petinggi militer dari kedua negara membahas langkah-langkah bersama untuk memerangi terorisme dan pembajakan di wilayah tersebut, kantor berita RT melaporkan pada hari Rabu.

Moskow juga telah menyatakan kesediaannya untuk melakukan latihan militer bersama di wilayah tersebut dengan pasukan Filipina di masa depan.

“Di masa depan, mungkin kita dapat melakukan latihan militer bersama sehingga kami dapat membantu Anda dan berbagi pengetahuan dengan Anda dalam menangani atau memecahkan masalah dengan pembajakan dan terorisme,” kata Laksamana Eduard Mikhailov, wakil komandan Armada Pasifik Angkatan Laut Rusia, pada konferensi pers Selasa (3/01/2017).

Mikhailov, yang memimpin delegasi angkatan laut Rusia ke Manila, mengatakan bahwa Rusia dapat berperan dalam mengembangkan kemampuan angkatan laut Filipina di masa depan.

“Angkatan Laut Rusia dapat membantu dengan peralatan yang berbeda, yang dapat kita tunjukkan kepada Anda di sini, atau di masa depan selama latihan militer, dan juga di pameran,” katanya. “Dari sisi, kami dapat membantu Anda pada setiap hal yang Anda butuhkan.”

Pejabat Rusia berharap juga dapat berkolaborasi dengan militer regional yang melibatkan China dan Malaysia.

“Kami benar-benar berharap bahwa dalam beberapa tahun, latihan militer, misalnya di wilayah Anda, di Laut China Selatan, tidak hanya Rusia dan Filipina, namun Rusia, Filipina, China, dan mungkin juga Malaysia.”

Hubungan antara Filipina dan mitra militer jangka panjang serta sekutu AS telah memburuk dalam beberapa bulan terakhir. Di bawah Presiden Rodrigo Duterte, Filipina telah mengabaikan hubungan militer dengan AS atas kritik Amerika atas kebijakan perang terhadap narkoba. AS juga telah mengambil langkah pembekuan bantuan ke Filipina. [ARN]

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Dua Kapal Perang Rusia Merapat ke Filipina Pasca Bercerai Dengan AS | ISLAM NKRI
  2. Dua Kapal Perang Rusia Merapat ke Filipina Pasca Bercerai Dengan AS | Arrahmah

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: