Catherine Shakdam: Aleppo Kedua, Dimana Nasib ISIS akan Ditentukan

Senin, 09 Januari 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM. MOSUL – Mosul akan bernasib sama dengan Aleppo, salah satu kota terbesar di Suriah yang telah berangsur-angsur kembali ke kehidupan damai setelah pembebasan yang lama ditunggu-tunggu. Analis politik Catherine Shakdam menegaskan bahwa ISIS akan “dipaksa keluar” dari kota terbesar kedua di Irak itu dengan cara yang sama sebagaimana para milisi radikal bersenjata diusir dari Aleppo. (Baca juga: Ratusan Warga Aleppo Timur Mulai Kembali ke Rumah-rumah Mereka)

“Mosul telah menjadi Aleppo berikutnya. Semuanya akan diputuskan di sana,” ungkap Shakdam, Direktur Program di Institut Studi Timur Tengah Shafaqna kepada RT. ISIS/Daesh tengah kalang kabut. Mereka melemparkan segala sesuatu yang mereka miliki di Irak, karena jika Irak memang dibebaskan tak ada tempat lain untuk mereka pergi”.

Shakdam yakin bahwa Mosul akan dibebaskan, tapi tidak bisa mengatakan kapan pembebasan itu mungkin terjadi.

“Tidak ada keraguan dalam pikiran saya bahwa Mosul [akan] dibebaskan dan bahwa tentara Irak dan rakyat Irak (akan merebut kembali) tanah mereka,” katanya. “Sangat sulit untuk mengatakan apakah itu akan memakan waktu satu bulan, dua, tiga, empat, lima atau enam, Kita tidak tahu. Intinya adalah:.. Apa yang terjadi di Aleppo akan terjadi di Mosul. Kota itu akan dibebaskan dan (Daesh) akan dipukul mundur karena [Daesh] adalah entitas asing di negeri itu”.

Analis politik itu menyatakan bahwa rakyat Irak tidak mendukung kelompok brutal yang mengambil paksa sebagian besar dari Irak utara di bawah kontrol dalam sebuah serangan besar pada Juni 2014. (Baca juga: Artis Bolivia “Carla Ortiz” Buka Topeng CNN soal Aleppo)

Daesh “akan harus pergi,” katanya. “Kelompok teror itu akan dipaksa keluar.”

Shakdam lebih lanjut mengatakan bahwa operasi untuk membebaskan Mosul akan dibuat rumit oleh “kekuatan yang terus mendanai terorisme” mereka akan terus berupaya mereka untuk menciptakan “sebuah kantong” di Timur Tengah, namun demikian Shakdam tidak merinci siapa yang dia maksud.

Baghdad melancarkan Operasi “Kami Datang, Nineveh” pada 17 Oktober, dengan lebih dari 120 kota dan pemukiman dibebaskan dari Daesh dalam dua minggu. Pada tanggal 1 November, pasukan kontraterorisme memasuki kota, menghadapi perlawanan sengit dari kelompok militan. Sejauh ini seperempat dari kota ini dikatakan telah dibebaskan, tapi kampanye sempat terhenti selama berminggu-minggu karena lambatnya kemajuan. (Baca juga: Wartawan Kanada Bongkar Kebohongan Media Barat di Aleppo)

Tahap kedua dari operasi itu yang diluncurkan pada tanggal 29 Desember oleh pasukan keamanan Irak, dibantu oleh pejuang Kurdi dan milisi lokal, dilaporkan telah bergerak menuju Tigris, yang membagi Mosul ke bagian timur dan barat. Barat Mosul saat ini masih di bawah kendali militan. (ARN)

About ArrahmahNews (12216 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Catherine Shakdam: Aleppo Kedua, Dimana Nasib ISIS akan Ditentukan | Arrahmah

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: