Berita Terbaru

Tokoh Kunci Oposisi “Nawaf Al-Bashir” Bertobat dan Kembali ke Suriah

Senin, 09 Janauri 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, DAMASKUS – Sheikh Nawaf al-Bashir, tokoh tertinggi dan terpenting dalam tubuh oposisi bentukan Barat di Suriah, kembali ke Damaskus dan menyatakan kesetiaannya kepada rakyat Suriah, kepemimpinan Suriah dan memuji tentara Arab Suriah serta menempatkan dirinya di bawah komando presiden Suriah Dr. Bashar Al-Assad.

Sheikh Nawaf al-Bashir adalah kepala suku Baggara di timur laut Suriah, yang menaungi 1,2 juta laki-laki dan perempuan di Der Ezzor. Al-Bashir meninggalkan mereka dan bergabung dengan jajaran oposisi dengan iming-iming dari pejabat Qatar bahwa ‘rezim’ suriah berada diujung tanduk dan segera lengser. Selain itu, Qatar juga menjanjikannya posisi penting jika ia mau membelot. Beberapa dari mereka disuap dengan puluhan juta dolar, beberapa orang tergoda dengan janji setelah kejatuhan Assad, dan sebagian besar yang tidak bisa dibeli atau ditipu diintimidasi.

Sheikh Nawaf al-Bashir adalah seorang anggota parlemen pada tahun 1990 – 1994, dan sudah 63 tahun ia memimpin suku besar Baggara sejak berusia 28 tahun setelah kematian ayahnya. Bashir memiliki karir politik yang sangat kontroversial, ia juga pernah menjabat sebagai duta besar untuk Irak.

Sheikh al-Bashir dalam sebuah pernyataan secara pribadi kepada sekelompok orang yang pergi untuk menyambut dia di rumahnya mengatakan: “Saya kembali ke Suriah dan saya secara terbuka menyatakan bahwa kita berdiri dengan rakyat Suriah, dengan tanah air kita, dan dengan kepemimpinannya melawan terorisme kolot, yang diwakili oleh ISIS, Nusra dan Ikhwanul Muslimin serta pendukung mereka, untuk mengembalikan keamanan negara dan integritas teritorial.”

Dia adalah seorang tokoh penting dalam ‘rezim’ Assad, dulu mencela dan sekarang kembali. Sebagian besar pemimpin oposisi yang melarikan diri ke luar negeri adalah tokoh penting dari ‘rezim’ tapi kebanyakan dari mereka adalah pejabat korup, seperti: Abdul Halim Khaddam, wakil presiden Suriah, ketika dibebaskan dari kantornya ia menjadi tokoh oposisi dan mencari perlindungan di Perancis, seperti Rifaat Assad (paman presiden Bashar Assad, wakil dan musuh ayahnya), Tlass dan anak-anaknya Firas dan Manaf, dan sebagainya.

Ketika ia bergabung dengan oposisi di Turki, mereka merayakannya dan menjadikannya sebagai orang yang paling berpengaruh untuk memimpin suku besar. Sekarang, ketika ia menyatakan kembali, seketika mereka menyebutnya ‘oportunis’, ‘bodoh’, ‘ preman ‘,’ pengkhianat ‘.. .

Ini bisa menjadi game-pengalih di provinsi Der Ezzor, yang berbatasan dengan wilayah yang dikontrol oleh ISIS, Raqqa dan berbatasan dengan sarang dan tempat kelahiran ISIS sendiri di provinsi Anbar, Irak. Pedesaan Der Ezzor dan bagian perkotaan provinsi itu penuh dengan kawanan ISIS. (ARN)

Sumber; Syiria News.

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Tokoh Kunci Oposisi “Nawaf Al-Bashir” Bertobat dan Kembali ke Suriah | Arrahmah
  2. Tokoh Kunci Oposisi “Nawaf Al-Bashir” Bertobat dan Kembali ke Suriah | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: