Berita Terbaru

5 Diplomat Emirat Tewas Dalam Serangan Bom di Kandahar

Rabu, 11 Januari 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, AFGHANISTAN – Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan lima diplomatnya tewas dalam ledakan bom yang mengoyak guesthouse di kota Kandahar, selatan Afghanistan.

Kelima diplomat yang tewas telah diidentifikasi sebagai Mohammed Ali Zainal al-Bastaki, Abdullah Mohammed Essa Obaid al-Kaabi, Ahmed Rashid Salim Ali al-Mazroui, Ahmed Abdul Rahman Ahmad al-Tunaiji dan Abdul Hamid Sultan Abdullah Ibrahim al-Hammadi, menurut kantor berita “WAM” UEA yang dikelola oleh negara.

Para korban dilaporkan terkena serangan saat meresmikan sejumlah proyek kemanusiaan yang didukung oleh UEA.

Perdana Menteri, Wakil Presiden dan sejumlah pejabat Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum mengutuk keras serangan bom, yang dipublikasikan di akun resmi Twitter-nya, mengatakan, “bukan manusia, pembenaran moral atau agama atas pemboman dan pembunuhan orang yang mencoba untuk membantu orang lain”.

Kementerian Luar Negeri UEA juga telah mengeluarkan pernyataan, dan menekankan bahwa “serangan keji teroris” telah mendirikan sebuah kamar operasi khusus dalam hubungannya dengan angkatan bersenjata UAE dan pemerintah Afghanistan.

Setidaknya 11 orang, termasuk wakil gubernur Kandahar Abdul Ali Shamsi, tewas dan 16 lainnya menderita luka-luka ketika sebuah ledakan bom yang kuat menghantam kompleks gubernur yang dijaga ketat pada Selasa malam.

Yama Quraishi, seorang diplomat Afghanistan di Amerika Serikat, juga di antara mereka yang tewas.

2195de33-b274-404c-8a69-f472d70a70

Duta Besar UEA untuk Afghanistan Juma Mohammed Abdullah al-Kaabi (kiri)

Sumber Afghanistan yang tidak disebutkan namanya mengatakan, bahan peledak telah ditempatkan di sofa di ruang pertemuan Wisma, dimana sekelompok pejabat tinggi Afghanistan telah berkumpul untuk menyambut duta UEA..

Duta besar berada di Kandahar untuk meletakkan batu fondasi untuk sebuah panti asuhan dan untuk menandatangani kesepakatan untuk menawarkan beasiswa di UAE.

UEA Duta Juma Mohammed Abdullah Al Kaabi dan Gubernur Kandahar Homayun Azizi diantara mereka yang cedera.

Kepala polisi Kandahar Jenderal Abdul Raziq juga hadir dalam pertemuan itu, namun lolos dari serangan.

Taliban mengklaim serangan sebelumnya pada Selasa di Kabul, yang menewaskan hampir 40 orang tewas. Namun, kelompok militan mengeluarkan pernyataan pada hari Rabu.

Para militan Taliban kehilangan cengkeraman mereka atas Afghanistan pada tahun 2001 sejak invasi koalisi pimpinan AS, tapi keamanan belum stabil meskipun kehadiran ribuan pasukan asing di tanah Afghanistan.

Kelompok ISIS Takfiri bersaing dengan Taliban dalam aksi teror. ISIS telah mengaku bertanggung jawab atas serangan sebelumnya. (ARN)

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. 5 Diplomat Emirat Tewas Dalam Serangan Bom di Kandahar | Arrahmah
  2. 5 Diplomat Emirat Tewas Dalam Serangan Bom di Kandahar | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: