UNICEF; Kampanye Saudi Telah Menewaskan 1.400 Anak-anak Yaman

Kamis, 12 Januari 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, YAMAN – Dana Anak-anak PBB (UNICEF) mengatakan lebih 1.400 anak-anak Yaman telah tewas selama serangan mematikan Saudi di negara miskin itu.

Meritxell Relano, perwakilan UNICEF di Yaman, mengatakan pada Rabu (11/01/2017) bahwa 1.400 anak-anak telah tewas dan ratusan lainnya terluka, serta banyak sekolah ditutup sejak Maret 2015, ketika Arab Saudi memulai kampanye perangnya, kantor berita Presstv melaporkan.

“Serangan terhadap daerah sipil terus menewaskan dan melukai puluhan anak-anak di Yaman,” kata Relano, dan menambahkan, “Bukannya belajar, anak-anak menyaksikan kematian, perang dan kehancuran.” [Baca; BIADAB! Saudi Bombardir Sekolah Dasar Yaman, Sejumlah Anak Terkubur Hidup-hidup]

Relano mengatakan jumlah korban jiwa sebenarnya mungkin jauh lebih tinggi daripada angka yang telah diverifikasi. Dia mengatakan bahwa sekitar 2.000 sekolah di seluruh Yaman tidak bisa lagi digunakan karena telah rusak, hancur atau digunakan sebagai tempat penampungan warga sipil.

Di tempat lain dalam sambutannya, pejabat PBB ini menyerukan semua pihak dalam konflik untuk menghentikan serangan terhadap sekolah dan melindungi anak-anak.

“Sekolah harus menjadi zona damai setiap saat, tempat perlindungan di mana anak-anak dapat belajar, tumbuh, bermain dan aman,” kata Relano.

“Anak-anak harus nyaman dan tidak pernah mempertaruhkan nyawa mereka hanya untuk bersekolah.” [Baca; Komandan Senior Tentara Bayaran Saudi Tewas di Shabwa, Yaman]

Organisasi internasional dan kelompok-kelompok hak asasi manusia telah mengecam keras rezim Saudi atas serangan udara pada Yaman, yang telah menewaskan dan mencederai atau cacat seumur hidup ratusan anak-anak.

Perang yang dilancarkan Saudi sejauh ini telah menewaskan lebih dari 11.400 orang, menurut perhitungan terakhir oleh kelompok pemantau Yaman. [ARN]

1 Trackback / Pingback

  1. UNICEF; Kampanye Saudi Telah Menewaskan 1.400 Anak-anak Yaman | Arrahmah

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: