Pemfitnah KH Aqil Siradj dalam Kasus Makelar Tanah Seminari di Malang Minta Maaf

Sabtu, 14 Januari 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA – Ketua umum NU KH Aqil Siradj belakangan ini mendapat serangan fitnah bertubi-tubi dan fitnah lama yang di angkat kembali adalaj tentang makelar tanah di Malang, koran Harian Bangsa membuat Headline News dengan judul yang sangat bombastis dan penuh dengan kebencian. (Baca juga: Website Garis Lurus Ingin Hancurkan NU dengan Taktik Fitnah dan Adu Domba)

Namun fitnahan itu telah membuka mata HM. Luthfi Abdul Hadi yang sebelumnya ngotot bahwa petinggi NU KH Aqil Siradj terlibat kasus makelar tanah, dia mengaku bersalah atas testimoni tentang Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj terkait tanah di Kota Malang. Hal itu ia sampaikan secara tertulis ditanda tangani di atas kertas bermaterai, berikut isi surat pernyataannya: (Baca juga: Jokowi Berterimakasih NU Penyangga Utama Persatuan, NKRI, dan Pancasila)

whatsapp-image-2017-01-13-at-20-50-29

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini:

 

Nama: HM. Luthfi Abdul Hadi

Alamat: Jl. Pesantren Blambangan Gg.2 No 60 Krebet Bululawang Malang

Pekerjaan: Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ihsan

 

dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa apa yang selama ini saya sampaikan mengenai KH Aqil Siradj adalah berdasarkan testimoni yang tidak benar, oleh karenanya dengan kejadian ini dengan tulus saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada KH Said Aqil Siradj.

Adapun mengenai berita HARIAN BANGSA adalah tidak sepenuhnya mencerminkan pendapat saya, dan tidak pernah dikonfirmasi sebelum diberitakan kepada saya

 

Surabaya, 13 Januari 2017

HM. Luthfi Abdul Hadi

“Oleh karenanya dengan kejadian ini dengan tulus saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada KH. Said Aqil Siradj,” tulis HM. Luthfi Abdul Hadi dalam surat pernyataannya, Jumat (13/1). (Baca juga: PBNU; Pilkada DKI dan Konflik Timur Tengah Menyulut Benih Perpecahan Bangsa)

Dalam surat pernyataan itu, Luthfi menyatakan pemberitaan di Harian Bangsa sudah diolah redaksi. “Tidak sepenuhnya mencerminkan pendapat saya, dan tidak pernah dikonfirmasi sebelum diberitakan kepada saya,” tulis Luthfi.

Seperti diketahui Luthfi Abdul Hadi dalam berita Harian Bangsa memfitnah Ketua Umum PBNU, Prof. KH. Said Aqil Siradj terkait pembelian tanah di Kota Malang antara H. Qosim dan H. Denny Syaifullah. (ARN)

Sumber: SeputarNU

About ArrahmahNews (12164 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Pemfitnah KH Aqil Siradj dalam Kasus Makelar Tanah Seminari di Malang Minta Maaf | Arrahmah

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: