1.461 PNS Saudi Kehilangan Pekerjaan di 2016

Senin, 16 Januari 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, RIYADH – Sebanyak 1.461 pegawai pemerintah, termasuk 177 wanita berhenti dari pekerjaan mereka tahun 2016 lalu.

“Sebanyak 1.461 karyawan, termasuk 177 wanita, mengundurkan diri dari pekerjaan pemerintah tahun lalu,” ungkap Departemen Layanan Sipil dalam sebuah laporan statistik sebagaimana dikutip Media Saudi, Saudi Gazette, Senin (16/01). (Baca juga: Sejumlah Media Milik Saudi Bangkrut Sejak Krisis Keuangan Melanda Kerajaan)

Menurut laporan itu, sekitar 37 karyawan senior di peringkat menteri berhenti dari pekerjaan mereka selama tahun fiskal 2015-2016.

Menurut laporan itu, 36 karyawan senior dipecat karena “alasan lain” yang dijelaskan sebagai penghentian selama masa percobaan, pemecatan karena ketidakmampuan untuk melaksanakan tugas mereka, pengusiran untuk ketidakhadiran berulang dari pekerjaan, pemecatan disiplin. Laporan itu mengatakan hanya satu pejabat senior yang meninggalkan kantor pada saat pensiun. (Baca juga: SAUDI BANGKRUT, Ajukan Hutang 87 Miliar Dolar ke Pasar Internasional)

Pada Oktober tahun lalu, dua pejabat senior Saudi telah memperingatkan bahwa kerajaan bisa benar-benar mengalami kebangkrutan dalam tiga tahun kecuali pemotongan serius dilaksanakan untuk memangkas sektor publik yang telah mereka gambarkan sebagai tidak efisien dan berlebihan.

Menteri Layanan Sipil Khaled Al-Araj mengatakan dalam perdebatan yang ditayangkan secara langsung di TV, bahwa PNS di kerajaan hampir-hampir hanya masuk dalam satu jam sehari di kantor. Para pegawai itu lanjutnya, juga hanya memiliki sedikit insentif untuk bekerja.

“Sektor publik kerajaan, yang mempekerjakan lebih dari 70 persen dari angkatan kerja, sangat tidak produktif dan karyawan memiliki etika kerja yang buruk,” jelas Al-Araj seperti dikutip media.

“Sistem ini begitu dijalankan begitu parah hingga upah tetap dibayarkan kepada pegawai pemerintah bahkan jika mereka telah meninggalkan pekerjaan mereka“, ungkapnya sebagaimana dikutip surat kabar The Times di Inggris yang juga dilaporkan oleh arabianbusiness.com tersebut.

Al-Araj memperingatkan bahwa buruknya kinerja sektor publik bisa segera membengkak di luar proporsi. (ARN)

About ArrahmahNews (12171 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. 1.461 PNS Saudi Kehilangan Pekerjaan di 2016 | ISLAM NKRI
  2. 1.461 PNS Saudi Kehilangan Pekerjaan di 2016 | Arrahmah

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: