Operasi Rusia-Turki di Al-Bab atas Persetujuan Suriah

Kamis, 19 Januari 2019

ARRAHMAHNEWS.COM, MOSKOW – Moskow mengatakan pesawat tempur Rusia dan Turki telah bersama-sama menargetkan posisi teroris ISIS di kota al-Bab.

Serangan udara bersama oleh pesawat tempur Rusia dan Turki adalah yang “pertama kalinya” yang dilakukan oleh kedua negara terhadap kelompok teroris ISIS di Suriah, kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Letnan Jenderal Sergei Rudskoi, Staf Umum Militer Rusia dalam penjelasannya mengatakan sembilan pesawat Rusia dan delapan pesawat Turki ikut ambil bagian dalam operasi di sekitar kota al-Bab, yang terletak 40 kilometer timur laut Aleppo, yang sepenuhnya direbut kembali oleh pasukan Suriah pada bulan Desember.

Pejabat militer Rusia mengatakan operasi telah dilakukan dengan persetujuan pemerintah Suriah.

Angkatan Udara Rusia juga memberikan dukungan udara untuk pasukan pemerintah Suriah yang mencoba untuk melawan serangan ISIS di sekitar kota Deir Ezzor dan dukungan udara dalam operasi di kota kuno Palmyra, ujar Rudskoi.

Rudskoi mengatakan “36 target” telah dihancurkan dalam operasi gabungan tersebut.

Pengumuman itu datang kurang dari seminggu setelah Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Moskow dan Ankara telah setuju untuk mengkoordinasikan serangan udara “pada sasaran teroris” di Suriah, dan menandatangani nota keselamatan penerbangan selama misi di wilayah udara Suriah.

Sementara itu, gencatan senjata nasional di Suriah, yang ditengahi oleh Moskow dan Ankara serta disahkan oleh Dewan Keamanan PBB pada akhir Desember, sebagian besar memegang seluruh Suriah sebagai babak baru pembicaraan perdamaian, yang dimediasi oleh Rusia, Turki, dan Iran, yang akan diselenggarakan di ibukota Kazakhstan, Astana, minggu depan.

Kelompok teroris ISIS dan Jabhat Fateh al-Sham terkecualikan dari gencatan senjata dan perundingan antara perwakilan dari pemerintah Suriah dan kelompok oposisi bersenjata.

Washington tidak terlibat dalam diplomasi terbaru terkait konflik Suriah, yang menunjukan pergeseran politik Ankara sekutunya AS, yang berpaling ke arah Rusia.

Hubungan Turki dengan NATO dan negara-negara anggota aliansi militer pimpinan AS telah tegang menyusul dukungan mereka pada milisi Kurdi.

Ketegangan antara Ankara dan sekutu Baratnya secara signifikan dimulai sejak kudeta gagal pada 15 Juli, yang tidak menunjukkan reaksi dukungan kepada Erdogan.

Penolakan Washington untuk mengekstradisi ulama oposisi Fethullah Gulen yang berbasis di AS, yang dituduh mendalangi kudeta yang gagal, adalah sisi lain yang menyebabkan memburuknya hubungan kedua negara. [ARN]

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Operasi Rusia-Turki di Al-Bab atas Persetujuan Suriah | Arrahmah
  2. Operasi Rusia-Turki di Al-Bab atas Persetujuan Suriah | ISLAM NKRI
  3. Atas Persetujuan Suriah, Rusia dan Turki Lakukan Operasi Militer di Al-Bab – VOA ISLAM NEWS

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: