Tito Karnavian Dapat Gelar Datuk Perdana Satria Wangsa dari Masyarakat Riau

Sabtu, 21 Januari 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, RIAU – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Tito Karnavian orang nomor satu di Mabes Polri kali ini untuk pertama kalinya mendapat gelar kehormatan dari masyarakat Riau sebagai “Datuk Perdana Satria Wangsa”. Acara penobatan berlangsung di Balai Adat Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (21/1) pagi. (Baca juga: Kapolri; Indonesia Harus Waspada Jangan Sampai Seperti Aleppo)

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar yang turut mendampingi Kapolri Tito saat menerima penghargaan tersebut di Balai Adat Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kepri, Sabtu pagi mengatakan, upacara pemberian gelar kebesaran atau pemberian pangkat atas prestasi ini berlangsung sederhana penuh kidmat. Penghargaan ini langsung diberikan oleh para zuriat Kerajaan Riau, Lingga dan Pahang.

“Kami tentu mengucapkan terima kepada masyarakat Riau terutama keluarga besar Kerajaan Riau atas kepercayaan pemberian penghargaan kepada pimpinan tertinggi Polri yakni Jenderal Pol Tito Karnavian. Dalam kesempatan hari ini Kapolri berada di Batam juga dalam rangka meresmikan Polda Kepri dari tipe B menjadi tipe A,” ujar Boy yang dikonfirmasi SP, Sabtu.

Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau Abdul Razak, di Tanjungpinang, Jumat (20/1) mengatakan,gelar itu bukan diberikan oleh LAM, melainkan para zuriat Kerajaan Riau, Lingga dan Pahang. LAM dalam kegiatan ini membantu pelaksanaan agar lancar dan sukses. Para zuriat adalah keturunan dari raja-raja yang pernah berkuasa di Kerajaan Riau-Lingga.Pada zaman Kerajaan Riau-Lingga gelar Datuk Perdana Satria Wangsa diberikan kepada orang yang berjasa kepada kerajaan. Selain gelar itu seperti pangkat jabatan. Selain otoritas zuriat memiliki pertimbangan untuk memberikan gelar adat tersebut. (Baca juga: Yusuf Muhammad: Tito Karnavian Rajanya Anti Teror)

Di satu sisi, LAM, belum memberi gelar adat kepada Kapolri. LAM akan memberi gelar adat kepada orang-orang yang dianggap berjasa kepada Kepri. “Mengingat pemberian gelar adat itu harus melalui serangkaian kegiatan, yang paling utama musyawarah besar antaranggota. Dalam rapat itu dibahas kriteria yang tepat untuk memberikan gelar adat, dengan alasan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Razak.

Dijelaskan, serangkaian kegiatan upacara adat prosesi pemberian gelar dilaksanakan secara bertahap dimulai setelah Kapolri berziarah di makam Engku Hamidah dan makam Raja Ali Haji di Pulau Penyengat. Sabtu pagi Kapolri dijadwalkan tiba di Pulau Penyengat, kemudian melaksanakan salat sunah di Masjid Raya Sultan Riau sebelum berziarah ke makam Engku Hamidah dan Raja Ali Haji. (Baca juga: Ustad Abu Janda Al-Boliwudi: Teroris dan Kelompok Radikal Lecehkan Kinerja Kapolri)

Menjelang Jenderal Tito akan menerima penghargaan, jajaran Polres Tanjungpinang sejak tiga hari yang lalu sudah mempersiapkan kedatangan rombongan Kapolri. Kepolisian Tanjungpinang bersinerga dengan Pemda setempat telah mempersiapkan tempat, jalur dan alat transportasi. (ARN/SuaraPembaruan)

About ArrahmahNews (12177 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Tito Karnavian Dapat Gelar Datuk Perdana Satria Wangsa dari Masyarakat Riau

  1. Thank you, I have just been looking for info
    approximately this topic for a while and yours is the best I have came upon so far.
    However, what concerning the bottom line?
    Are you sure in regards to the source?

1 Trackback / Pingback

  1. Tito Karnavian Dapat Gelar Datuk Perdana Satria Wangsa dari Masyarakat Riau | Arrahmah

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: