Theresa May Akan Menjadi Pemimpin Asing Pertama Yang Bertemu Donald Trump

Minggu, 22 Januari 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, WASHINGTON – Perdana Menteri Inggris Theresa May akan menjadi pemimpin asing pertama yang bertemu dengan Presiden AS Donald Trump, pada Jum’at mendatang, juru bicara Gedung Putih mengatakan.

Trump akan bertemu Perdana Menteri Inggris pada hari Jumat, juru bicara Gedung Putih Sean Spicer mengatakan kepada wartawan saat konferensi pers pertamanya pada hari Sabtu.

Sebelum memberikan undangan resmi pertamanya, Trump berbicara dengan May pada hari pelantikannya. Ia juga berbicara kepada analis CIA di Langley, pada hari Sabtu, bahwa ia tampak cukup bersemangat untuk mengundang politisi Inggris.

Trump mengatakan bahwa “Perdana Menteri Inggris akan datang ke negara kita,” dan menyatakan bahwa patung Winston Churchill akan menunggu May di Kantor Oval.

“Saya pikir sebagian besar dari kita seperti Churchill. Dia tidak datang dari negara kita, tetapi memiliki banyak hubungan. Membantu kami sebagai sekutu nyata,” kata Trump di markas CIA.

Sementara Gedung Putih tidak menyebutkan topik tertentu, namun secara luas diyakini bahwa Brexit, NATO, dan peran Rusia akan dibahas di Washington.

Trump yang bertepuk tangan mendukung Inggris untuk keluar Uni Eropa pada bulan Juni, kemungkinan akan memperpanjang persahabatan.

Dalam wawancara hari Jumat dengan Financial Times, May mengatakan bahwa dia “yakin” bahwa Washington akan “menyadari pentingnya kerjasama yang kita miliki di Eropa untuk memastikan pertahanan kolektif kita dan keamanan kolektif.”

Dia menyatakan harapan bahwa Trump, meskipun pada retorika sebelumnya menganggap NATO barang rongsokan, pada akhirnya akan mengakui “pentingnya dan pentingnya NATO.”

Inggris Telegraph, yang berbicara dengan lebih dari satu sumber dari kedua belah pihak, menulis bahwa pihak AS sedang mempertimbangkan usulan “passporting deal” yang akan memungkinkan perusahaan-perusahaan Inggris dan Amerika Serikat untuk mendirikan perdagangan di negara masing-masing tanpa hambatan dengan regulasi minimal.

Saat ini, pengaturan yang sama berlaku antara London dan Brussels, di mana bank-bank Inggris dapat melakukan transaksi keuangan di bawah satu set peraturan.

Setelah pelantikan Trump, Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson mengatakan bahwa ia optimis tentang hubungan bilateral kedua negara.

“Kami di Inggris akan bekerja erat untuk stabilitas, kemakmuran dan keamanan dunia dengan Presiden Donald Trump,” kata Johnson. [ARN] 

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Theresa May Akan Menjadi Pemimpin Asing Pertama Yang Bertemu Donald Trump | Arrahmah
  2. Theresa May Akan Menjadi Pemimpin Asing Pertama Yang Bertemu Donald Trump | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: