Militer Suriah Umumkan Pembebasan Wadi Barada dan Evakuasi Militan ke Idlib

Senin, 30 Januari 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, DAMASKUS – Pasukan pemerintah Suriah, yang didukung oleh pejuang dari sekutu kelompok pertahanan populer telah mengumumkan kontrol penuh atas semua kota dan desa di wilayah strategis Wadi Barada di pinggiran ibukota Damaskus, setelah puluhan militan Takfiri yang disponsori Barat meninggalkan wilayah tersebut dan melarikan diri menuju kota barat laut yang dikendalikan militan, Idlib. (Baca juga: VIDEO: Tak Mau Damai, Pasukan Suriah Hajar Teroris di Wadi Barada)

Tentara Suriah, dalam sebuah pernyataan yang dibacakan oleh juru bicara militer Brigadir Jenderal Ali Mayhoub dan disiarkan langsung oleh televisi pemerintah pada hari Minggu, mengumumkan bahwa Unit Angkatan Bersenjata Suriah dan sekutu telah mencapai “misi mereka dalam mengembalikan keamanan dan stabilitas di Basemeh, Ain al-Khadhra, Dayr al-Mogharen, Ayn al-Fijah, Dayr Ghanon, Kafr Zait, al-Hussainiah, Kafr al-Awamid, Berhelia, Afreh, dan Souq Wadi Barada.”

Mayhoub kemudian menyatakan bahwa total hamparan daerah yang telah dibebaskan mencapai 400 kilometer persegi, dan menegaskan bahwa tentara Suriah telah setuju untuk mengevakuasi ratusan militan dari daerah-daerah sebagai bagian dari perjanjian rekonsiliasi antara kelompok-kelompok oposisi bersenjata dan pemerintah. (Baca juga: Pemberontak dan Pemerintah Suriah Capai Kesepakatan Akhir di Wadi Barada)

Petinggi tokoh militer Suriah menggarisbawahi bahwa Wadi Barada akan dibersihkan dari militan Takfiri dalam dua hari ke depan.

Pengumuman itu datang sehari setelah pasukan pemerintah Suriah dan sekutu mereka memasuki stasiun pemompaan air di Wadi Barada untuk pertama kalinya dalam empat tahun.

Sekitar 5,5 juta orang di Damaskus dan sekitarnya telah berjuang untuk air bersih sejak tentara Suriah dan pejuang dari kelompok pertahanan populer melancarkan serangan besar pada tanggal 22 Desember 2016 sampai merebut kembali Wadi Barada.

Operasi dimulai setelah teroris menolak untuk menyerah dan meninggalkan daerah pegunungan dekat perbatasan Lebanon.

Para militan Takfiri sebelumnya sengaja membuat pasokan air minum Damaskus terkontaminasi. Pemerintah harus memutus pasokan air ke Damaskus setelah ekstrimis mencemari sumber air di lembah Ayn al-Fijah.

Wadi Barada dan Ayn al-Fijah dilaporkan memasok 70 persen air ke Damaskus dan sekitarnya.

Menurut PBB, 15 juta orang di seluruh Suriah membutuhkan bantuan ke akses air dan rumah tangga yang menghabiskan hampir seperempat dari pendapatan mereka untuk mendapatkan air bersih.

UNICEF telah memberikan generator untuk memompa air dan memberikan 15.000 liter bahan bakar setiap hari untuk pasok air ke 3,5 juta orang dengan 200.000 meter kubik air minum per hari. (ARN)

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Militer Suriah Umumkan Pembebasan Wadi Barada dan Evakuasi Militan ke Idlib | Arrahmah
  2. Para Militan Kabur ke Idlib, Pasukan Suriah Umumkan Pembebasan Wadi Barada – VOA ISLAM NEWS

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: