Pembantaian Super Keji Terbaru Amerika di Yaman

Selasa, 31 Januari 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, AL-BAIDA – Serangan Amerika yang diklaim menargetkan dan berhasil menewaskan 14 militan Al-Qaeda di sebuah desa di Yaman tengah pada kenyataannya menargetkan dengan sadis puluhan warga sipil termasuk wanita dan anak-anak kecil.

AS melakukan operasi serangan fajar dengan melakukan penembakan rudal, kemudian menerjunkan Pasukan terjun payung dari empat pesawat yang mendarat di wilayah Qifah Bayda dalam dua tahap pada hari Minggu (29/01) lalu. (Baca juga: PBB Jadi Penonton Kekejaman Saudi Bantai Anak-anak Yaman)

Menurut Hussain al-Bukhaiti, jurnalis Arrahmahnews yang melaporkan langsung dari Yaman, serangan AS terhadap AQAP itu menewaskan 27 warga sipil, termasuk 9 anak dan 8 wanita.

Menurut laporan Hussain, setelah drone dan helikopter AS menembakkan rudal dan menewaskan beberapa warga sipil, pasukan komando AS lalu memulai pembunuhan membabi buta dengan tembakan. Warga sipil sengaja dijadikan target, khususnya ketika salah satu dari tentara AS tewas dan 3 lainnya mengalami luka-luka.

“Penembakan sadis itu adalah sebuah balas dendam. Anda bisa lihat dalam gambar-gambar dari korban sipil bahwa beberapa tembakan tepat mengenai kepala atau leher mereka (seperti yang dialami Nuorah, 8 th) dan tembakan-tembakan yang diarahkan ke organ vital di tubuh bagian atas. ini benar-benar mengingatkan saya kepada pembantaian Haditha di Irak,” ujar Hussain, kepada ARN. (Baca juga: Amerika Aktor Utama Perang Yaman)

Naurah

Naurah

Pembantaian Haditsa adalah Insiden tragis yang terjadi di Irak, ketika seorang marinir AS, Sersan Frank Wuterich, memerintahkan orang-orangnya untuk mencari dan membunuh militan-militan di Kota Haditha setelah menemukan jenazah seorang rekan tentara. Saat itu, Wuterich dan tim skuadnya membunuh begitu saja lima pemuda Irak yang terlihat berada di dekat daerah tempat jasad tentara AS tersebut ditemukan.

Para marinir AS itu kemudian masuk ke tiga rumah di dekatnya dan membunuh 19 anggota keluarga. Para korban termasuk 7 anak, tiga pria dan seorang pria berumur 76 tahun yang menggunakan kursi roda. Insiden itu oleh media disebut sebagai “Pembantaian Haditha”.

Sementara dalam pembantaian AS di Baida kemarin juga menewaskan puluhan warga sipil termasuk wanita dan anak-anak, diantara korban adalah seorang anak perempuan bernama Naura yang berusia 8 tahun. Naura adalah putri dari warga Yaman berkebangsaan AS, Anwar al-Awlaqi yang tewas oleh serangan drone pada 30 September 2011. Selain Naurah, menurut Hussain, korban tewas juga meliputi ibu Naurah, janda Anwar al-Awlaqi, serta beberapa balita. (Baca juga: SADIS… Duet Saudi-Amerika Pembunuh Rakyat Yaman

)

Foto bukti pembantaian AS di Yaman sasar anak-anak kecil

Korban pembantaian AS di Yaman

Dalam serangan yang oleh AS diklaim menewaskan 14 milisi Al-Qaeda, ternyata “hanya dua dari keseluruhan korban tewas yang dikenali warga setempat sebagai milisi Al-Qaeda yaitu AbdulRouf dan Sultan Aldhahab,” jelas Hussain.

Selain itu, seorang bayi juga menjadi sasaran tembak pasukan AS tersebut, dalam video yang kami peroleh, terlihat gambar seorang bayi dengan luka tembak tepat di kepala, dan suara ratap tangis anak-anak lain disekitar korban tersebut. (Baca juga: Potret Mengenaskan Anak-Anak dalam Perang Yaman)

Dua tahun lalu, tentara AS pernah melakukan operasi serupa di Provinsi Hadhramaut Yaman diduga untuk menyelamatkan wartawan Amerika mereka yang ditahan oleh al-Qaeda. Namun, operasi itu tidak berhasil dan wartawan itu tewas. (ARN)

About ArrahmahNews (12166 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

5 Trackbacks / Pingbacks

  1. Pembantaian Super Keji Terbaru Amerika di Yaman | ISLAM NKRI
  2. Pembantaian Super Keji Terbaru Amerika di Yaman | Arrahmah
  3. AS Umumkan Identitas Tentaranya yang Tewas di Yaman | ISLAM NKRI
  4. Amerika Publikasikan Identitas Tentaranya yang Tewas di Yaman – VOA ISLAM NEWS
  5. Amerika Publikasikan Identitas Tentaranya yang Tewas di Yaman | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: