Siapa yang Ingin Bunuh Assad?

Kamis, 02 Februari 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, DAMASKUS – Rumor seputar kesehatan Presiden Bashar al-Assad telah beredar selama bertahun-tahun. Klaim terbaru yang disebarkan pihak-pihak tertentu adalah bahwa pemimpin Suriah itu tidak sehat karena stroke. Rumor tersebut dipatahkan pada hari  Selasa lalu karena Assad terbukti sehat saat bertemu dengan para pemimpin industri dari pinggiran kota Damaskus.

Sebuah sumber mengatakan kepada Sputnik Arab bahwa pertemuan itu difokuskan pada masalah menghidupkan kembali produksi lokal yang tentu akan meningkatkan perekonomian. (Baca juga: Pertemuan Assad dengan Para Pebisnis Buktikan Dia Tidak Sakit)

“Semangat hidup rakyat Suriah telah menjadi salah satu faktor kunci di balik keteguhan Suriah dalam menghadapi kesulitan. Para produsen Suriah yang terus melanjutkan pekerjaan mereka meskipun mengalami kerugian adalah sumber kebanggaan nasional kita,” kata Assad kala itu.

Laporan tak terkonfirmasi mengenai dugaan bahwa Bashar al-Assad telah menderita stroke itu pertama kali diterbitkan oleh surat kabar Lebanon al-Mustaqbal dan diteruskan oleh media lain selama akhir pekan. Beberapa hari sebelum klaim ini, laporan yang belum dikonfirmasi juga menyebut bahwa Presiden Suriah itu ditembak oleh pengawalnya sendiri. (Baca juga: Sumber Diplomatik Suriah Mengungkapkan Detail Pertemuan Gabbard Dengan Assad)

Damaskus membantah tuduhan terbaru itu, mengatakan bahwa Assad berada “dalam kondisi sehat.”

“Laporan itu telah dirilis oleh media yang kebijakan dan sumber pendanaannya telah dikenal (untuk menjatuhkan Assad). … Mereka hanya mencerminkan keinginan orang-orang yang menulis [tuduhan ini].  Hal ini karena keadaan yang berubah di lapangan dan secara politik,” demikian bunyi rilis pernyataan kantor presiden di halaman Facebooknya. “Orang-orang Suriah sudah kebal terhadap kebohongan tersebut.” (Baca juga: Prestasi Tentara Assad Hancurkan Proyek Busuk Barat-Zionis di Suriah)

Dalam beberapa bulan terakhir, pasukan pemerintah dibantu oleh Rusia dan sekutu lokal mereka telah mencapai keberhasilan besar di medan perang, termasuk pembebasan Aleppo. Damaskus juga telah terlibat dalam proses perdamaian, terutama yang disponsori oleh Rusia, Turki dan Iran, menawarkan harapan bahwa tahun panjang konflik Suriah yang telah merenggut sekitar 400.000 nyawa bisa diselesaikan.

Tuduhan ini hanyalah tuduhan terbaru dalam serangkaian panjang tuduhan yang berkaitan dengan “kematian mendadak Assad” yang diharapkan pihak-pihak tertentu.

Maret 2013, pemberontak yang tidak disebutkan namanya mengatakan telah membunuh Presiden Suriah dalam bentrokan di Damaskus. Pada bulan Maret dan Desember 2015, laporan mengklaim bahwa Assad dibunuh oleh pengawal. Pada bulan November 2015, media di Teluk mengklaim bahwa ia menderita stroke. Namun hingga saat ini selalu terbukti bahwa Presiden Suriah itu dalam keadaan baik-baik saja. (ARN)

About ArrahmahNews (12177 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Siapa yang Ingin Bunuh Assad?

  1. ini media syiah, buktinya dia mendukung assad, syiah itu sesat

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Siapa yang Ingin Bunuh Assad? | Arrahmah
  2. Siapa yang Ingin Bunuh Assad? | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: