Sampul Majalah Der Spiegel Samakan Trump Dengan ISIS

Minggu, 5 Februari 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, JERMAN – Sebuah majalah mingguan terkemuka Jerman menerbitkan kartun mencolok Presiden AS Donald Trump pada sampulnya, yang menggambarkannya sebagai teroris, yang sedang memenggal Patung Liberty sambil berteriak “America First.”

Pada sampul edisi Jumat, Der Spiegel menggambarkan sosok kartun Trump dengan pisau berlumuran darah di satu tangan dan kepala berdarah dari patung Liberty di sisi lain. [Baca; Mengapa Arab Saudi Tak Masuk Daftar Larangan Imigrasi Trump?]

Edel Rodriguez, yang merancang sampul, mengatakan kepada The Washington Post bahwa Patung Liberty merupakan sejarah Amerika Serikat dalam menyambut pengungsi.

Rodriguez, seorang pengungsi Kuba, yang pergi ke Amerika sebagai pengungsi politik pada tahun 1980, mengutuk kebijakan Trump yang melarang masuknya pengungsi ke AS, dan melihatnya sebagai “pemenggalan demokrasi, pemenggalan simbol suci.”

6e371559-1e36-4815-a601-b315912bed3e

Dia berargumen bahwa pemancungan dikaitkan dengan kelompok teroris ISIS dan “ada persamaan” antara ISIS dan Trump. “Kedua belah pihak sama-sama ekstrim, jadi aku hanya membuat persamaan antara mereka.” [Baca; Zionis Kompori Trump Serang Iran

]

“Saya berumur 9 tahun ketika saya datang ke sini, jadi saya ingat dengan baik, dan saya ingat perasaan dan betapa sedikit anak-anak yang merasakan ketika mereka meninggalkan negara mereka,” Rodriguez kepada Washington Post. “Aku ingat semua itu, dan itu mengganggu saya karena banyak anak-anak kecil yang datang ke negara ini.”

Ketika ditanya mengapa ia menggambarkan Trump dengan menghilangkan fitur wajah, Rodriguez mengatakan, “Itulah cara saya melihatnya. Saya melihat dia sebagai seseorang yang sangat marah, dan cukup mulutnya yang bergerak sepanjang waktu, jadi itulah bagaimana saya cenderung menunjukkan dia dalam beberapa pekerjaan saya.”

Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif setelah seminggu berada di kantor, dengan melarang semua orang dari Iran, Irak, Suriah, Sudan, Libya, Yaman dan Somalia memasuki Amerika Serikat selama 90 hari dan menunda program penerimaan pengungsi selama 120 hari, sampai presiden menentukan apakah mereka telah cukup berubah atau tidak. [Baca; Artis Hollywood Angelina Jolie Protes Kebijakan Trump]

Ini bukan pertama kalinya presiden telah digambarkan memenggal kepala patung. Pada bulan Desember 2015, setelah Trump menyerukan “melarang total Muslim memasuki Amerika Serikat,” The New York Daily News menggambarkan dia memenggal kepala patung.

3e89105e-9018-4d51-a5ad-0bbb74ebfeee

Majalah New Yorker pada hari Jumat juga membuat gambar ilustrasi yang disebut “Liberty Flameout” –  yang menunjukkan api Patung telah padam.

“Dulu Patung Liberty, dan obor nya bersinar, adalah visi menyambut imigran baru. Dan, pada saat yang sama, itu adalah simbol dari nilai-nilai Amerika,” kata John TOMAC, yang merancang sampul. [Baca; Ketua PBNU Kritik Kebijakan Donald Trump Soal Imigran Muslim]

“Sekarang tampaknya kita mematikan lampu,” katanya kepada majalah Yorker, yang diterbitkan pada hari Jumat. [ARN]

About ArrahmahNews (12176 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Sampul Majalah Der Spiegel Samakan Trump Dengan ISIS | Arrahmah

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: