CIA Berikan Penghargaan ‘George Tenet Medal’ Kepada Raja Teror Arab Saudi

Sabtu, 11 Februari 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, RIYADH – Badan Intelijen Pusat AS (CIA) memberikan penghargaan bergengsi “George Tenet Medal” kepada Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Nayef, yang konon atas “kerja intelijen dalam memerangi terorisme”. (Baca juga: Tamparan Keras Jubir Menhan Rusia Pada Bos CIA)

Medali diserahkan kepada Pangeran Nayef, yang juga menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri, oleh Direktur CIA Michael Pompeo pada hari Jumat dalam upacara penerimaan di Riyadh.

Penyerahan medali dihadiri oleh Deputi Putra Mahkota Muhammad Bin Salman, dan juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan, serta beberapa pejabat senior Saudi lainnya.

Dalam sebuah pernyataan setelah menerima medali, Nayef mengatakan ia menghargai medali kehormatan CIA sebagai pengakuan atas upaya anti-terorisme Arab Saudi di bawah arahan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. (Baca juga: John McCain Bekerja Untuk Negara-Negara Teroris Seperti Arab Saudi)

CIA dan Arab Saudi Pendukung Teroris

Sementara itu, pengamat teroris di Timur Tengah mengatakan “Arab Saudi adalah negara teroris, pencipta dan pendukung terorisme dalam segala bentuk dan manifestasinya,” seperti dikutip oleh al-Akhbar.

“Kerajaan tidak pernah tertarik untuk memerangi terorisme karena mereka berpagang pada ideologi terror, yang tidak memiliki identitas dan tidak ada agama, kecuali yang berideologi sama dengan mereka, adapun yang berbeda adalah kafir,” kata Abdul Jalil Bin Salem. (Baca juga: Arab Saudi Adalah Ibu dari Semua Terorisme)

“Arab Saudi telah lama menggunakan agama sebagai alat sepanjang sejarah berdirinya kerajaan Al Saud, untuk kepentingan politik dan eksistensi mereka di Hijaz”, tambahnya.

Arab Saudi secara luas telah menyebarkan dan mempraktekkan ideologi Wahabisme ke seluruh belahan dunia, dan ideologi ini juga secara resmi diakui sebagai ideologi resmi teroris ISIS Takfiri dan Jabhat Nusra.

ISIS dan kelompok-kelompok teror Takfiri lainnya menggunakan ideologi ekstremis untuk menyatakan selain mereka adalah “kafir” dan halal darahnya.

Dalam pernyataannya, Syeikh Ahmad pakar terorisme Mesir juga menggarisbawahi bahwa pemberian medali kehormatan kepada Putra Mahkota Saudi, menandakan kuatnya hubungan intelijen AS dan intelijen Saudi, dan mengatakan kedua belah pihak tidak akan membiarkan siapa pun dapat mengusik kepentingan mereka di kawasan.

Arab Saudi telah terlibat dalam kampanye militer terhadap Yaman sejak Maret 2015 untuk mengembalikan presiden yang telah mengundurkan diri, Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi, sekutu setia Riyadh, dan melemahkan gerakan Houthi Ansarullah. (Baca juga: Misteri Perang Yaman Terungkap)

Perang Saudi telah menewaskan lebih dari 11.400 orang Yaman, dan menghancurkan fasilitas dan infrastruktur negara, menghancurkan ratusan rumah sakit, sekolah-sekolah, dan pabrik-pabrik.

Sementara, Pentagon telah memberikan dukungan logistik dan pengawasan terhadap rezim Saudi dalam agresi militer terhadap Yaman. Riyadh juga telah menggelontorkan miliaran dolar untuk membeli pesawat tempur, persenjataan dan rudal-rudal canggih AS untuk digunakan di Yaman atau diberikan kepada kelompok-kelompok militan di Suriah dan Irak. (ARN)

About ArrahmahNews (12235 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. CIA Berikan Penghargaan ‘George Tenet Medal’ Kepada Raja Teror Arab Saudi | ISLAM NKRI
  2. CIA Berikan Penghargaan ‘George Tenet Medal’ Kepada Raja Teror Arab Saudi | Arrahmah
  3. Norwegia Sebut Arab Saudi Sebagai Kerajaan Teroris | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: