Lavrov: Rusia, Turki, Iran Persiapkan Upaya Baru Selesaikan Situasi Suriah

Senin, 13 Februari 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, MOSKOW – Rusia, Turki dan Iran tengah bekerja mempersiapkan sebuah pertemuan baru antara pemerintah Suriah dan oposisi. Hal ini diungkap Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dalam sebuah wawancara dengan NTV pada hari Minggu. (Baca juga: Rusia, Iran, Irak, dan Suriah Teruskan Kerjasama Intellijen)

Akan ada “upaya baru” pada penyelesaian situasi di Suriah, katanya sebagaimana dikutip TASS (12/02).

“Baru-baru ini, (pada 6 Februari ), pertemuan kedua di Astana, yang tidak melibatkan pihak-pihak Suriah, tetapi hanya Rusia, Turki dan Iran, telah secara khusus melakukan diskusi tambahan mengenai rincian mekanisme untuk memantau pengamatan perjanjian gencatan senjata, ” katanya. ” Rincian itu pada umumnya disetujui, dan segera akan mendapatkan kekuatan dan akan dilaksanakan secara praktis”. (Baca juga: Turki Kini Mengklaim Penyelesaian Konflik Suriah Tanpa Assad Tidak Realistis)

Sejalan dengan itu, kami bekerja juga pada kontak lain antara pemerintah dan oposisi bersenjata, dan kami terus melibatkan kelompok bersenjata lain untuk mengajak mereka bergabung dengan proses ini,” tambah sang menteri, menambahkan bahwa Yordania juga telah membantu dalam “bergabungnya kelompok-kelompok bersenjata dalam proses, dimana di Front selatan, Yordania memiliki pengaruh, karena mereka bekerja tepat di seberang perbatasan dengan Suriah.”

“Saya ingin hal ini menjadi benar-benar jelas: kami telah mengatakan di semua tingkatan bahwa kami tidak mencoba untuk menggantikan upaya PBB (meskipun inisiatif kami sebagian besar datang dari fakta bahwa tidak mungkin lagi mentolerir kurangnya tindakan dari PBB) dan kami menyadari harus ada lebih banyak pihak untuk pembicaraan, baik yang mewakili “pemain luar”, dari inisiator yang bekerja di Astana”, katanya. (Baca juga: Legislator Suriah: Delegasi Oposisi di Astana adalah Boneka Saudi, Qatar dan Israel)

“Sejalan dengan proses Astana, yang kami jaga sebagai “penggerak”, kami siap untuk perundingan di bawah naungan PBB, saat itu terjadi”.

Pada tanggal 06 Februari, pertemuan pertama dari kelompok operasional bersama Rusia-Turki-Iran untuk memantau gencatan senjata di Suriah diadakan di ibukota Kazakhstan, Astana. Para ahli yang mewakili PBB dan Yordania juga berpartisipasi dalam pertemuan tersebut. Kelompok ini dibentuk setelah pertemuan internasional Astana pada penyelesaian krisis Suriah, yang diselenggarakan pada tanggal 23-24 Januari. Pertemuan berikutnya dari kelompok tersebut dijadwalkan berlangsung pada 15-16 Februari. (ARN)

About ArrahmahNews (12171 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Lavrov: Rusia, Turki, Iran Persiapkan Upaya Baru Selesaikan Situasi Suriah | ISLAM NKRI
  2. Lavrov: Rusia, Turki, Iran Persiapkan Upaya Baru Selesaikan Situasi Suriah | Arrahmah
  3. Persiapan Upaya Baru Selesaikan Situasi Suriah oleh Rusia, Turki dan Iran – VOA ISLAM NEWS

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: