Sering Curhat di Twitter, Donald Trump Menuai Kritik

Rabu, 15 Februari 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, WASHINGTON DC – Tampaknya bahwa dengan aktif menggunakan platform media sosial seperti Twitter, Presiden AS Donald Trump berhasil menemukan cara untuk membuat pendapatnya dikenal masyarakat dengan efektif melalui media sosial.

Presiden AS Donald Trump telah membuktikan dirinya sebagai seorang pengguna aktif platform media sosial seperti Twitter dan Instagram, menggunakan mereka untuk berbagai keperluan, seperti melempar sindiran kepada lawan-lawannya di kalangan media massa dan berbagi pendapatnya tentang hal-hal dari berbagai kebijakan luar negerinya.

Igor Pshenichnikov, penasihat direktur Institut Studi Strategis Rusia, mengatakan kepada RIA Novosti sebagaimana dikutip Sputnik, Selasa (14/02), bahwa kecintaan sang presiden kepada media sosial kemungkinan besar berasal dari pemikiran bahwa ternyata mereka sangat efektif selama kampanye pemilihannya.

“Mengingat fakta bahwa presiden sekarang memiliki 24.700.000 pelanggan di Twitter dan sekitar 5,7 juta pelanggan di Instagram, instrumen komunikasi dan penyebaran informasi Trump ini secara efektif menyaingi atau bahkan mungkin melebihi outlet media massa lain yang menentangnya,” kata Pshenichnikov.

Perlu dicatat bahwa penggunaan Twitter Trump ini telah dikritik baik di dalam Amerika Serikat maupun luar negeri. Misalnya, pada awal bulan Januari, Xinhua News Agency telah menyatakan bahwa “terlibat dalam ‘diplomasi Twitter’ adalah keliru” setelah Trump memposting beberapa tweet yang mengecam kebijakan ekonomi China dan operasi angkatan laut di Laut Cina Selatan.

“Trump menggunakan media sosial untuk segera membuat pendapatnya tentang berbagai beberapa hal diketahui oleh masyarakat umum. Namun, metode menyampaikan pendapat seseorang secara singkat dan sering agak tajam seperti itu akan masih menyisakan ruang yang cukup untuk spekulasi dan membuat Trump muncul sebagai sosok yang ‘tak bisa ditebak’,” kata Pshenichnikov.

Para pencela Trump di AS mengklaim bahwa retorika saja tidak akan membantu Trump dan bahwa tweet-nya tidak akan dapat mengarahkan kebijakan luar negeri AS.

Bagaimanapun juga Pshenichnikov berpendapat bahwa sejauh ini Donald Trump telah berubah menjadi salah satu presiden paling aktif AS, setelah mengeluarkan 12 perintah eksekutif dalam tiga minggu pertamanya sebagai pemimpin Amerika Serikat, dengan beberapa perintah ini telah sangat mengubah kebijakan dalam dan luar negeri AS. (ARN)

About ArrahmahNews (12172 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

4 Trackbacks / Pingbacks

  1. Sering Curhat di Twitter, Donald Trump Menuai Kritik | Arrahmah
  2. Sering Curhat di Twitter, Donald Trump Menuai Kritik | ISLAM NKRI
  3. Donald Trump Menuai Kritikan Lantaran Sering Curhat di Twitter – VOA ISLAM NEWS
  4. Donald Trump Menuai Kritikan Lantaran Sering Curhat di Twitter | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: