Kisah Ketua KPPS di Rusun Petamburan Tertekan

Kamis, 16 Februari 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 41, RW11, Rusun Petamburan, Handono, tertekan saat hari pencoblosan Pilkada DKI, kemarin. Sebab, ratusan warga yang memiliki KTP elektronik dan kartu keluarga (KK) tidak masuk daftar pemlih tetap (DPT). (Baca juga: KH Aqil Siradj: Aksi Demo Bukan Jatuhkan Ahok Tapi Benturkan Islam Radikal dan Moderat)

Warga sempat membludak saat pencoblosan berlangsung. Mereka merupakan warga yang sudah pindah dari Rusun Marunda namun masih ber-KTP rusun.

Handono mengaku sudah mengakomodasi mereka. Tapi akomodasi tidak bisa dilakukan terhadap semuanya, karena jumlahnya lebih dari 200 orang. Sementara kertas suara hanya 346, sudah termasuk cadangan. Handono akhirnya membawa mereka ke TPS lain yang terdekat.

“Saya komunikasi dengan ketua KPPS TPS terdekat. Ini gimana nih, ada lebih kertas suara enggak? Kebetulan mereka ada dan jumlahnya lumayan banyak,” kata Handono di Rusun Petamburan, Jakarta Pusat, Kamis 16 Februari 2017. (Baca juga: Hasil Sementara; Ahmad Dhani Keok di Pilkada Bekasi)

Sebanyak 95 pemilih tambahan bisa diakomodasi di TPS 41, Handono menggunakan kertas suara milik DPT yang tak menggunakan hak pilihnya.

“Kita dahulukan DPT dong. Ternyata ada 95 orang yang masuk DPT enggak nyoblos. Kertas suara itu kita kasih mereka,” jelas Handono.

rusun-petamburan

Namun, Handono ditekan oleh puluhan warga lain yang belum terakomodasi. Mereka memaksa ingin memilih. Namun, surat suara sudah habis. “Saya ditekan, tapi tak bisa berbuat banyak karena kertas suara habis,” katanya.

Handono tidak tahu kenapa mereka tidak masuk DPT. Padahal mereka memiliki KTP elektronik dan KK. “DPT terbit setelah ada pendataan pantarlih, setelah terbit kita woro-woro, kalau ada yang belum terdaftar namanya, silakan daftar,” ujar Handono. (Baca juga: Pilgub DKI Pegelaran Politik Anti Klimaks “Ramai Tapi Gersang”)

Membludaknya jumlah pemilih tambahan hampir memancing keributan disana. Pemilih tambahan merasa hak suaranya dihalangi karena jumlah kertas suara yang tak mencukupi. (ARN)

Sumber: Metro News

About ArrahmahNews (12188 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Kisah Ketua KPPS di Rusun Petamburan Tertekan | Arrahmah

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: