Hizbullah Ancam Israel Segera Tutup Reaktor Nuklir Dimona

Jum’at, 17 Februari 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, BAALBEK – Sekretaris Jenderal gerakan perlawanan Hizbullah Hassan Nasrallah memperingatkan Tel Aviv untuk tidak memulai perang lain terhadap Lebanon, menyerukan penghapusan reaktor nuklir Dimona, dan mengatakan bahwa reaktor itu berada dalam jangkauan gerakan perlawanan jika Israel coba-coba menyerang.

Nasrallah menyampaikan komentar ini dalam upacara memperingati para syahid dari gerakan perlawanan Lebanon serta tentara nasional.

Menyinggung tentang peresmian Presiden AS Donald Trump, pendukung setia Tel Aviv, pada bulan Januari, Nasrallah mengatakan bahwa pemimpin baru di Gedung Putih tersebut mungkin mengizinkan atau mendorong Israel untuk memulai perang baru terhadap Lebanon.

“Bagaimanapun juga kebijakan Timur Tengah Trump masih belum jelas mengingat keruwetan dan perubahan di dalam kabinetnya,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa gerakan perlawanan sama sekali tidak takut terhadap musuh karena basis kekuatan mereka terletak pada dukungan rakyat Lebanon serta sikap tegas dari Presiden Lebanon Michel Aoun.

Pimpinan Hizbullah itu mengatakan bahwa sebelumnya Tel Aviv telah menganggap serius peringatan Hizbullah dan bergegas untuk “segera memerintahkan untuk mengosongkan tangki amonia setelah ancaman bahwa kami akan menargetkannya, tapi kami akan tetap bisa mencapainya kemanapun mereka membawanya”.

“Saya menyerukan kepada Israel untuk tidak hanya mengevakuasi tangki amonia dari Haifa, tetapi juga untuk membongkar fasilitas nuklir Dimona,” ungkap Nasrallah seperti dikutip oleh situs televisi al-Manar.

Ia memperingatkan bahwa Israel akan “terkejut dengan apa yang kami sembunyikan yang akan mengubah jalannya perang.”

Reaktor Nuklir Dimona memiliki program senjata nuklir yang dikembangkan secara diam-diam. Artikel di surat kabar The Sunday Times of London pada 5 Oktober 1986 memberitakan berita menggemparkan tersebut.

Sebelumnya, Israel tidak pernah mengaku punya senjata nuklir, meski sebagian besar ahli pertahanan yakin, negara itu telah mengembangkan hulu ledak nuklir sejak tahun 1960-an.

Pembongkar fakta ini adalah Mordechai Vanunu. Pria itu adalah mantan sersan angkatan darat yang pernah bekerja sebagai teknisi di pembangkit tenaga nuklir di Negev.

Pihak Israel sendiri, menolak untuk menandatangani perjanjian non-proliferasi nuklir atau untuk memungkinkan pengawasan internasional atas reaktor Dimona di Gurun Negev Israel selatan.

Menurut data Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) pada 2014, jumlah hulu ledak nuklir yang dimiliki Israel berjumlah 80 buah, namun menurut sumber lain mengatakan bahwa Israel disebut-sebut memiliki ratusan hulu ledak nuklir dalam fasilitas yang semula dirahasiakan itu. (ARN)

About ArrahmahNews (12190 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Hizbullah Ancam Israel Segera Tutup Reaktor Nuklir Dimona | ISLAM NKRI
  2. Hizbullah Ancam Israel Segera Tutup Reaktor Nuklir Dimona | Arrahmah
  3. Peringatan Hizbullah Kepada Israel: Tutup Reaktor Nuklir Dimona Atau Akan Kami Hancurkan – VOA ISLAM NEWS

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: