Pekerja India Ungkap Mengerikannya Perdagangan Seks di Arab Saudi

Jum’at, 17 Februari 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, HYDERABAD – Seorang gadis muda dari Hyderabad India yang bekerja di sebuah salon kecantikan di Dammam, Arab Saudi, telah bunuh diri dengan mengiris nadi di pergelangan tangannya tahun lalu. Pemicu bunuh diri ini adalah siksaan terus menerus dari majikannya yang ingin dia pergi untuk menjalankan ‘layanan rumah (melacur)’. Tragedi mengerikan ini dibongkar oleh sesama rekannya yang juga berasal dari India kepada TOI, Jum’at (17/02).

“Layanan Rumah berarti perdagangan wanita. Ketika seorang gadis dikirim ke sana, itu berarti bahwa dia harus menjadi budak seks para pria yang punya rumah itu,” kata Noorjahan Akbar Husen dari Ahmedabad, Gujarat, saksi mata yang tinggal bersama dengan dua gadis Hyderabad itu, dimana satu di antara mereka telah mengiris pergelangan tangannya, demi melarikan diri dari cengkeraman majikan mereka. (Baca juga: The Sun; Budak Seks ISIS Diperjual Belikan di Arab Saudi)

Berbicara tentang masa-masa mengerikan yang telah dia lalui, Noorjahan, 38 tahun, mengatakan bahwa ketika ia menolak untuk menuruti tuntutan majikannya itu, dia disiksa. “Saya dipukuli. Majikan saya akan menarik rambut saya dan membenturkan kepala saya ke dinding. Saya menolak pergi untuk melakukan ‘layanan rumah’, tapi tidak semua bisa. Saya memperhatikan bahwa banyak gadis Hyderabad yang terjebak di Arab Saudi,” kata Noorjahan kepada Times Of India.

Di salon kecantikan di mana dia bekerja, banyak gadis-gadis yang dipaksa melakukan ‘layanan rumah’ melompat dari lantai pertama atau kedua dari bangunan untuk melarikan diri, mereka memilih kabur karena tidak tahan dengan siksaan dan paksaan melakukan perdagangan seks. Perdagangan perempuan di Arab Saudi menurut TOI sudah merupakan hal yang umum dengan banyak wanita pekerja yang dipaksa masuk ke lingkaran perdagangan seks. (Baca juga: Menlu Saudi Adel Al Jubeir Seorang Gay)

Noorjahan mengatakan dia ditipu dari awal. Ia dan suaminya dijanjikan oleh agen di Mumbai bahwa mereka akan dipekerjakan di Riyadh. Di bandara, suaminya dibawa pergi untuk bekerja di sebuah rumah sementara ia dibawa ke Dammam meskipun dia keberatan. Selama dua bulan, ia mendapat setengah dari gaji yang dijanjikan. Dan selama enam bulan, dia di penjara, hanya karena dia telah menolak tuntutan majikannya untuk mau melakukan ‘layanan rumah’.

Noorjahan menunjukkan bekas bekas penyiksaan yang ia alami di Arab Saudi

Noorjahan menunjukkan bekas bekas penyiksaan yang ia alami di Arab Saudi

“Ketika saya menolak untuk melakukan ‘layanan rumah’, dia (majikannya) membawa kami ke kantor polisi dan mengadukan bahwa saya telah melakukan kejahatan karena kami mencoba untuk menunjukkan Arab Saudi sebagai negara yang buruk,” kata Noorjahan.

Para Korban Takut Berbicara

Kembali di India, gadis-gadis Hyderabad, yang majikan mereka telah mendorong mereka masuk ke dalam ‘layanan rumah’, mengatakan bahwa mereka lebih suka tidak memberitahu siapapun mengenai apa yang telah mereka lalui. Mereka memohon kepada Noorjahan, yang berhasil kembali , untuk tidak mengungkapkan nama-nama mereka kepada siapa pun, untuk alasan tertentu. (Baca juga: 10 Skandal Kerajaan Arab Saudi; Pangeran Homo dan Pembunuhan Kekasih Gaynya(04)

)

Tapi bagi Noorjahan, yang berhasil kembali ke India pada Oktober lalu, ia memutuskan untuk berbicara. Ia mengatakan bahwa dirinya ingin memastikan gadis-gadis lain tidak jatuh ke dalam perangkap para agen untuk kemudian terpaksa mengalami siksaan mengerikan di Arab Saudi.

“Aku sering melihat banyak gadis Hyderabad dibawa ke sana. Mereka terkejut ketika mereka dipaksa untuk melakukan ‘layanan rumah’. Tak pelak mereka disiksa sampai mereka menyerah,” katanya.

Meski begitu, tampaknya mnerima siksaan dari oleh majikan saja tidak cukup, Noorjahan mengatakan bahwa di pusat penahanan di penjara Dammam di mana ia dipenjarakan selama enam bulan, tidak ada tempat yang aman. (Baca juga: Pesta Seks Tiga Putri Saudi Dengan Pejabat Israel)

“Seorang pria yang menunjukkan otorisasi bahwa dia adalah seorang relawan yang terdaftar untuk kedutaan besar India mengatakan bahwa dia akan mengirim saya kembali ke India dan meminta bayaran untuk itu. Dia juga membuat proposal tidak senonoh. Ketika saya memberitahu suami saya, ia mengambil cuti dari pekerjaan di Riyadh dan membuat saya keluar dari pusat penahanan, “kata Noorjahan.

Noorjahan memberi tahu nama orang tersebut kepada TOI yang untuk sementara ini belum bisa dipublikasikan karena akan terlebih dahulu diserahkan kepada pihak yang berwenang. (ARN)

About ArrahmahNews (12170 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Pekerja India Ungkap Mengerikannya Perdagangan Seks di Arab Saudi | ISLAM NKRI
  2. Pekerja India Ungkap Mengerikannya Perdagangan Seks di Arab Saudi | Arrahmah

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: