Putin: NATO Terus Berusaha Menyeret Rusia ke dalam Konfrontasi

Jum’at, 17 Februari 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, KREMLIN – Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam pimpinan AS dan NATO atas upaya konstan aliansi militer untuk menyeret Moskow ke dalam konfrontasi militer.

Di hadapan anggota senior badan intelijen Rusia FSB di Moskow, Kamis (16/02/2017), Putin menyatakan bahwa situasi keamanan global “belum membaik” selama beberapa tahun terakhir”, tetapi sebaliknya, banyak ancaman yang lebih serius.” (Baca juga: AS, NATO dan Israel Sponsor Terorisme Terbesar di Dunia)

Pemimpin Rusia menambahkan bahwa NATO dengan “misi resmi barunya menyatakan akan mencegah Rusia” adalah salah satu ancaman tersebut.

2efbaade-b889-4f6b-bee2-049127e01cd1

Putin mengisyartkan pada pertemuan puncak NATO Juli lalu di ibukota Polandia Warsawa, di mana anggota dari aliansi menjelaskan Rusia sebagai ancaman keamanan utama mereka.

“Ini adalah tujuan di balik perluasan blok militer

. Itu terjadi sebelumnya, tapi sekarang mereka telah menemukan pembenaran baru yang mereka yakini serius,” katanya.

“Bahkan, mereka terus-menerus memprovokasi kita, berusaha untuk menyeret kita ke dalam konfrontasi,” ujar Presiden Rusia, dan menambahkan bahwa anggota NATO “terus berupaya mencampuri urusan dalam negeri kami dengan tujuan merusak tatanan sosial dan politik”. (Baca juga: Rusia dan Trump Kompak Sebut NATO “Barang Bekas”)

Putin menyatakan bahwa badan-badan intelijen asing terlibat dalam operasi intensif di dalam Rusia, dan mengatakan, “Pada tahun lalu 53 intelijen asing dan 386 agen intelijen asing berhasil dilumpuhkan.”

Presiden Rusia juga menyatakan penyesalannya bahwa memerangi musuh bersama seperti kelompok teroris telah dipengaruhi hubungan tegang antara Moskow dan aliansi militer Barat.

“Ini kepentingan semua orang untuk melanjutkan dialog antara badan-badan intelijen Amerika Serikat dan anggota lain dari NATO,” kata Putin.

NATO dan Moskow telah berselisih atas peran dugaan Rusia dalam konflik Ukraina yang telah mengambil ribuan nyawa. (Baca juga: Korut: NATO adalah Boneka AS)

Aliansi militer NATO memutuskan hubungan dengan Moskow pada tahun 2014, setelah semenanjung Balticyang dikendalikan oleh Ukraina, Crimea bergabung dengan Rusia dalam referendum bersejarah.

Sejak itu, NATO telah mengerahkan senjata dan peralatan militer dekat perbatasan Rusia.

Pada awal Januari, militer AS memulai penyebaran ratusan kendaraan tempur seperti tank dan senjata artileri bersama dengan 3.500 tentaranya ke Jerman. (ARN)

About ArrahmahNews (12177 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Putin: NATO Terus Berusaha Menyeret Rusia ke dalam Konfrontasi | ISLAM NKRI
  2. Putin: NATO Terus Berusaha Menyeret Rusia ke dalam Konfrontasi | Arrahmah

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: