PBB: 217.000 Warga Mengungsi dari Mosul sejak Dimulainya Operasi Pembebasan

Senin, 20 Februari 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, JENEWA – Lebih dari 217.000 warga Irak telah melarikan diri dari Mosul sejak awal operasi untuk membebaskan kota itu dari kelompok teroris Daesh pada bulan Oktober 2016. Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan hal ini pada Minggu (19/02).

Pada hari Minggu, Perdana Menteri Irak Haider Abadi mengumumkan dimulainya operasi untuk membebaskan bagian barat bagian timur. Bagian timur dari kota ini telah dibersihkan dari ekstrimis sebelumnya pada bulan Januari.

“Untuk saat ini, sekitar 160.000 dari hampir 217.000 orang yang melarikan diri dari pertempuran sejak 17 Oktober, hidup di pengungsian. Sementara lebih dari 57.000 orang telah kembali ke rumah mereka di daerah yang baru-direbut kembali,” demikian bunyi laporan OCHA, yang diterbitkan pada hari Minggu.

Menurut laporan, keprihatinan serius masih difokuskan bagi perlindungan sekitar 750.000-800.000 warga sipil di bagian barat kota yang padat penduduk, di mana “makanan, air dan bahan bakar sudah menipis.”

Laporan PBB mencatat bahwa antara 250.000 dan 400.000 orang mungkin saja akan melarikan diri dari pertempuran di Mosul barat.

Menurut UNOCHA, hampir 900.000 orang di lingkungan timur Mosul telah menerima paket bantuan darurat berupa makanan, air dan kebutuhan pokok penting sejak 17 Oktober 2016.

Mosul adalah kota terbesar kedua Irak, yang dikuasai Daesh pada Juni 2014. (ARN)

About ArrahmahNews (12171 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

4 Trackbacks / Pingbacks

  1. PBB: 217.000 Warga Mengungsi dari Mosul sejak Dimulainya Operasi Pembebasan | Arrahmah
  2. PBB: 217.000 Warga Mengungsi dari Mosul sejak Dimulainya Operasi Pembebasan | ISLAM NKRI
  3. PBB: Sejak Dimulainya Operasi Pembebasan Mosul, Ratusan Ribu Warga Mengungsi – VOA ISLAM NEWS
  4. PBB: Sejak Dimulainya Operasi Pembebasan Mosul, Ratusan Ribu Warga Mengungsi | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: