Keok di Al Bab, Turki Belum Pastikan Ikut Koalisi AS Serang Raqqah

Selasa, 21 Februari 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, AL BAB – Militan pro-Turki dan tentara Turki masih mengalami kesulitan untuk memecahkan pertahanan ISIS di sekitar al-Bab. Pasukan yang dipimpin Turki telah gagal merebut Qabasin dan Bzaah, serta terpaksa mundur dari hampir semua daerah yang sebelumnya sempat dikuasai di al-Bab. Pertempuran sengit sedang berlangsung.

Sementara itu, tentara Suriah, yang didukung oleh Angkatan Udara Rusia, terus melakukan operasi terhadap ISIS di timur pangkalan udara Kuweires.

Tentara Suriah telah membebaskan sejumlah situs di sepanjang jalan raya Homs-Palmyra dari ISIS dan sekarang di sekitar 13km dari segitiga Palmyra, sebuah situs logistik penting dekat gerbang barat Palmyra. Namun, pasukan pemerintah masih harus membebaskan setidaknya wilayah Jazar, Gunung Hamrah dan Gunung Hayal untuk mengamankan bendera mereka sebelum badai Palmyra.

Pertempuran telah berlangsung di lingkungan Manshiyah dari kota Daraa di barat daya Suriah. Menurut sumber pro-militan, 30 pasukan pemerintah, termasuk 12 perwira, tewas, 2 tank tempur, 2 senjata 23mm senjata dan buldozer milik tentara Suriah telah hancur. Pasukan gabungan dari FSA di front selatan dan Jabhat Fatah al-Sham diduga menyita tangki pistol 14,5 mm dan proyektil. Namun, kemajuan militan menghadapi kebuntuan dan sekarang kedua belah pihak terlibat dalam perang posisional di daerah perkotaan.

Turki telah menyarankan ke Amerika Serikat dua rencana operasi untuk “membebaskan” kota Raqqah dari ISIS, surat kabar Hurriyet melaporkan pada hari Sabtu. Menurut laporan itu, kepala militer Turki Hulusi Akar telah mengajukan proposal untuk mitranya AS Joseph Dunford. Kemudian, Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengatakan bahwa Turki tidak akan langsung terlibat dalam operasi untuk membebaskan Raqqah dari ISIS, tapi bukan berarti tidak memberikan dukungan taktis. “Amerika Serikat, Turki bersama dengan kekuatan lokal, kekuatan sipil, FSA dan milisi lainnya … mereka berada di garis depan sementara kita berada di belakang,” kata Yildirim kepada wartawan di Munich di mana ia menghadiri konferensi keamanan. Dengan kata lain, keterlibatan Turki dalam operasi itu masih belum jelas.

Turki meluncurkan intervensi militer di Suriah pada bulan Agustus 2016, mengerahkan pasukan dan peralatan militer berat, yang didukung oleh pesawat tempur melintasi perbatasan dalam operasi yang diklaim terhadap ISIS. Namun, tujuan yang jelas dari langkah ini adalah untuk mencegah perluasan daerah kekuasan milisi YPG Kurdi di Suriah utara hingga perbatasan Turki. Hal ini menciptakan ketegangan yang signifikan antara pasukan Kurdi yang didukung AS yang terlibat dalam operasi yang sedang berlangsung terhadap ISIS di pedesaan Raqqah dan pasukan Turki. (ARN)

About ArrahmahNews (12188 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Keok di Al Bab, Turki Belum Pastikan Ikut Koalisi AS Serang Raqqah | Arrahmah
  2. Keok di Al Bab, Turki Belum Pastikan Ikut Koalisi AS Serang Raqqah | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: